Pages

Rabu, 11 Juli 2012



Aktivitas


Milad Seni Rupa
 Pameran Seni Rupa Universitas Muhammadiyah Makassar yang diadakan pada tanggal 4 Juni dan direncanakan akan berakhir pada tanggal 8 juni 2012. Berjalan sangat meriah dan dipenuhi antusiasme oleh peserta mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Pameran yang diadakan itu sangat direspon positif bukan hanya mahasiswa seni rupa tetapi juga diminati dan dikunjungi banyak mahasiswa dari jurusan lain yang ada dalam kampus Universitas Muhammadiyah Makassar.

     Pameran ini bertujuan untuk memperingati milad prodi seni rupa FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar, diapresiasikan dengan pergelaran karya seni lukis dan pergelaran lain, diantaranya: ada trialogam atau seni trialogam, gambar bentuk, ilustrasi, desain dwimatra atau dua dimensi, desain trimatra atau tiga dimensi. Menurut Adriyansyah, panitia pameran seni rupa yang saya mintai keterangan, bahwa pameran yang diadakan itu tidak mengeluarkan biaya yang besar, menurutnya alat-alat properti keseluruhan yang digunakan pada pameran tersebut didapatkan dari hasil kerja keras mahasiswa dan panitia yang terlibat, dan adapun mengenai biaya itu didapatkan dari kantong mereka sendiri. Hal ini menandakan bahwa pergelaran seni rupa yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Makassar adalah hasil dari persatuan dan silaturahmi mahasiswa Unismuh Makassar dalam rangka memperkenalkan hasil karya dan apresiasi mahasiswa terhadap karya seni ke kalangan mahasiswa kampus Unismuh Makassar.

Sebelum diadakan pameran seni rupa di Unismuh Makassar, pameran seperti ini juga telah banyak diadakan oleh mahasiswa Jurusan Seni Rupa yang bertempat di Benteng Sombaopu, Parang Tambung, dan Mall GTC Tanjung Bunga Makassar. Pameran seni rupa tersebut juga merupakan rutinitas bagi mahasiswa yang akan beralih ke semester selanjutnya. Menurut Adriyansyah manfaat diadakan pameran seni rupa tersebut secara pribadi bagi panitia yang melaksanakan adalah merasa bersyukur karena telah memamerkan atau mengapresiasikan karya-karya seni rupa itu sendiri. Dan adapun dampak positif bagi pengunjung adalah mendapatkan pengetahuan dan apresiasi bahwa seni rupa mempunyai keunikan tersendiri, bukan hanya dalam bentuk lukisan tapi juga dalam bentuk pemahaman seni rupa itu sendiri secara mendalam hingga memiliki ciri khas dan inspirasi tersendiri bagi orang banyak.
            Milad seni rupa yang diadakan di Unismuh Makassar, dilaksanakan dengan persiapan yang matang, karena sebelum diadakan para panitia dan peserta yang terlibat di dalamnya terlebih dahulu merancang properti yang akan digunakan dan objek seni yang akan dipajang sesuai dengan tema dari acara tersebut.
Dalam acara pameran seni rupa itu ditampilkan apresiasi seni dari kalangan pelajar, Tk, SD, SMP, dan SMA untuk ikut serta meramaikan acara tersebut. Dimana nantinya para pelajar juga dapat mengetahui lebih rinci struktur-struktur seni secara mendalam yang dapat ditetapkan pada proses pembelajaran di sekolah maupun sebagai bekal mereka nantinya. (Amriani)



        SEVENTEEN COMMUNITY GELAR
       PELATIHAN PENULISAN SKRIPSI


Seventeen Community Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar menyelenggarakan workshop dan seminar pelatihan penulisan skripsi pada hari Sabtu, 30 Juni 2012 yang dimulai pukul 09.00-15.30 WITA di Auditorium Al-Amien Unismuh Makassar.
Acara workshop ini berlangsung sangat meriah karena dihadiri oleh banyak peserta  dari kalangan mahasiswa di berbagai jurusan khususnya dari Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan  Unismuh Makassar. Dalam kegiatan ini selain workshop atau seminar, Muhlis ketua umum Seventeen community juga memperkenalkan kepada para peserta seminar bahwa sebentar lagi seventeen community akan meluncurkan pembuatan kartu mahasiswa terbaru dalam bentuk kartu ATM. Peluncuran kartu mahasiswa dalam bentuk kartu ATM ini, Seventeen community bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri dan pada kegiatan ini ada beberapa pihak dari Bank Syariah  Mandiri yang hadir dan menjelaskan tata cara penggunaan KTM yang terbaru itu. KTM ini sangat berguna bagi mahasiswa karena akan mempermudah untuk mentransfer atau menerima uang kiriman dari orang tuanya.
Dalam kegiatan  seminar dan workshop  ini yang terkait di bidang pendidikan, dibuka oleh Dr.Andi Sukri Syamsuri, M.Hum. sebagai penasehat akademik seventeen community  dan juga selaku Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar. Kemudian dalam  kegiatan workshop ini juga menghadirkan tiga pemateri yaitu pemateri pertama Dr.Maria dari Filipina yang membahas tentang Montessori Madness (Sebuah metode pembelajaran anak-anak). Pemateri yang kedua Khaeruddin, S. pd.,M.pd. yang membawakan materi mengenai teknik penyusunan proposal (PTK) dan konsep & karakteristik penelitian tindakan kelas. Karakteristik penelitian tindakan kelas yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri dengan jalan merancang, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.
Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Dra.Munirah,M.pd. sebagai pemateri terakhir yang membawakan materi tentang” Sistematika Penulisan Skripsi” yang di dalamnya membahas tentang sistematika yaitu urutan dalam penulisan. Adapun jenis penelitian dalam hal ini, yaitu penelitian kajian pustaka, penelitian pengembangan, penelitian tindakan kelas, penelitian experimen, dan hasil penelitian expost facto serta membahas juga tentang gaya selingkung dalam penulisan skripsi. Workshop ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam penulisan skripsi nanti karena dalam penulisan skripsi itu banyak hambatan yang dihadapi. (Amriani) 


 PERLOMBAAN PAMANCA

Kegiatan PAMANCA Festival Pencak Silat Tradisional Tapak Suci Open Turnamen 2012 yang diadakan oleh cabang Panca Tapak Suci Makassar, yang bertempat di Auditorium Al-Amin UNISMUH Makassar. Kegiatan ini berlangsungkan selama lima hari yaitu mulai tanggal 1 - 6, Juli, 2012.
Sebagaimna yang kita ketahui pencak silat adalah olahraga bela diri untuk menjaga diri dari kejahatan yang menghampiri kita. Haeruddin Makkasau sebagai penganggungjawab dalam kegiatan PAMANCA. Ia mengatakan bahwa keuntungan mengikuti kegiatan PAMANCA ini adalah untuk menjalin silahturahim sesama  pengurus tapak suci, perguruan silat secara umum, dan sebagai seorang pesilat mengekspresikan diri terhadap latihan.
Dalam kegiatan perlombaan PAMANCA ini yang menjadi panitianya adalah Hasrul sebagai ketua panitia, Mursyid sebagai sekertaris, dan Satriani sebagai bendahara. Jumlah peserta yang mengikuti perlombaan ini sebanyak 182 orang peserta. Mulai dari usia anak-anak  5-10 tahun dan usia dewasa tidak dibatasi.
Juara dalam  perlombaan tersebut adalah yang pertama tandingan yang diraih oleh peserta dari UNM menjadi juara pertama, wilayah Kota Makassar sebagai juara ke dua, dan yang ke tiga adalah peserta dari  Unismuh. Untuk festival juara umum diraih oleh peserta dari Unismuh. Untuk peserta pimpinan Tapak Suci wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, perguruan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Universitas Perguruan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, podok pesantren, dan sanggar seni.
Dalam kegiatan perlombaan PAMANCA Festival Pencak Silat Tradisional Tapak Suci Open Turnamen 2012 yang menjadi sponsornya yang pertama adalah dari Unismuh sendiri, pimpinan wilayah tapak suci, pimpinan wilayah Muhammadiyah, dan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia. (Irmawati)


Regulator Elektro

Teknik Elektro menggelar acara untuk merayakan miladnya yang ke-7. Perayaan milad Elektro ini dikemas dalam acara sederhana yang diadakan di depan gedung Fakultas Agama Islam pada pukul 19.00-22.00, Sabtu, 16 Juni. Acara milad ini dihadiri oleh beberapa dosen Elektro dan dimeriahkan dengan penampilan dari komunitas seni.
Acara ini di buka dengan sambutan-sambutan oleh beberapa orang yang memiliki peran penting selama berdirinya jurusan ini, salah satunya pembantu dekan tiga Teknik. Sesi hiburan diawali dengan penampilan dari anggoata Ikatan Pemerhati Seni dan Sastra (IPASS), dan kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari Ganrang Bulo disertai drama komedi yang ditampilkan oleh anak SKETSA. Di pertengahan acara diadakn pengumuman dan penyerahan  hadiah pada pemenang Futsal Antero CupKemudian disusul dengan acara hiburan Jugling yang ditampilkan oleh salah satu mahasiswa dari Fakultas Teknik Elektro. Acara yang menggunakn penerangan yang minim ini diakhiri dengan pemutaran movie yang berisi foto-foto para pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Elektro dan panitia Milad. (Asriani)


Milad Ke-49, Unismuh Kemas Berbagai Acara
                                                                          
            Tahun ini Universitas Muhammadiyah Makassar mengemas berbagai acara dalam merayakan miladnya yang ke-49. Rangkaian acara milad ini diawali dengan sepeda sehati pada Ahad pagi, 17 Juni untuk seluruh civitas akademik dan ortom Muhammadiyah. Sore harinya dilanjutkan dengan pertandingan olahraga yang dapat diikuti oleh tim dosen dan tim mahasiswa setiap fakultas serta karyawan setiap unit kerja. Pertandingan olahraga Futsal, Tenis Meja, Bulutangkis, dan Volly ini  diadakan pada pukul 16.00 selama beberapa hari.
            Besok harinya Senin (18/6) pukul 08.00 WITA diadakan kuliah umum metode penelitian dengan tema “Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Ituitif” di auditorium Al-Amin. Prof. Dr. H. Zainuddin., Apt. Selaku guru besar Universitas Airlangga surabaya dan Prof. Dr. H. Suroso Imam Djazuli, SE. dari Universitas Airlangga Surabaya hadir sebagai pembicara dalam kuliah umum ini. Acara ini diikuti oleh dosen dan perwakilan mahasiswa tiap fakultas. Dalam kesempatan ini pula Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dra. Munirah, M. Pd. Menyempatkan diri untuk bertanya.
            Gerak jalan sehat dan pertandingan taritambang antar dosen yang akan dilaksanakan, Ahad (24/6) merupakan acara terakhir dari seluruh rangkaian acara yang dikemas untuk milad unismuh kali ini. Acara yang berlangsung selama sepekan ini di harapakan dapat mempererat persaudaraan antar warga Unismuh. (Erniati)


Wisuda ke-48 Unismuh 
     Wisuda merupakan suatu tradisi akademik perguruan tinggi yang menjadi bukti sekaligus pertanggungjawaban Universitas terhadap pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan, demikian pula wisuda yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Makassar yang merupakan bukti dan pertanggungjawaban pengelolaan Universitas Muhammadiyah Makassar yang telah melakukan tugas untuk mengantar anak-anak untuk meraih jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Wisuda ini dihadiri oleh wakil ketua majelis pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Makassar, Bapak Kapolda Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, pimpinan cabang Bank Syariah Mandiri, anggota senat, pimpinan Universitas, pimpinan Fakultas, Pimpinan  Jurusan, Bapak dan Ibu dosen serta orang tua wisudawan. Wakil ketua majelis pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Makassar juga sempat memberikan arahan kepada para peserta wisuda.Acara wisuda ini sebagai rangkaian memulai aktivitas baru dan pembuktian ke masyarakat bahwa para wisudawan yang layak untuk beraktivitas mengundang gelar yang akan disandangnya, awal dari rangkaian perjalanan menuju masa depan sebagai pembuktian bahwa mereka layak menyandang gelar sarjana. Hari itu merupakan hari yang bahagia bagi mereka karena mereka berhasil menyandang gelar sarjana dengan perjuangan dan tekat yang besar .
Universitas Muhammadiyah Makassar merupakan ibu ke dua yang melahirkan mereka semua maka dari itu jangan pernah melupakan almamater dan jalin terus komunikasi dengan almamater, beri yang terbaik untuk Universitas Muhammadiyah Makassar. Di sini untuk yang pertama kalinya Fakultas Kedokteran menghasilkan sarjana kedokteran sejak berdirinya tahun 2008 yang lalu. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar memerlukan perjuangan yang tidak sedikit untuk meraih gelar profesi dokter.
Wisuda ini merupakan hal yang penting dalam perjalanan Universitas Muhammadiyah Makassar karena wisuda ini merupakan rangkaian perjalanan untuk meraih masa depan yang lebih baik. Untuk menjadikan pelajaran berharga dalam gerak langkah ke depan untuk menjadikan mahasiswa yang berkompoten dalam bidangnya masing-masing.
            Ada beberapa surat keputusan yang dibacakan oleh Pembantu Rektor 1 Dr. H. Rahman Rahim.MM yaitu tentang dosen berprestasi Universitas Muhammadiyah Makassar yaitu Dr. H.Andi Sam’an SE. Msi. dan karyawan berprestasi adalah Drs. Sunusi, M. Pd. kepadanya diberi penghargaan untuk melaksanakan ibadah umroh tahun 2012. Kemudian unit kerja yang memenuhi syarat dan mendapatkan predikat tata kelolah terbaik adalah program pasca sarjana magister pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Pertanian program studi Budaya Perairan, program Pascasarjana Magister Manajemen, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik program studi Ilmu Pemerintahan.
Wisudawan yang berhasil mendapatkan prestasi terbaik adalah Fakultas Pertanian yaitu Sumarni J dengan IPK 3,92 asal daerah Je’neponto, Fakultas Kedokteran yaitu Andi fitria dengan IPK 3,82 asal daerah Bantaeng, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik yaitu Andi mk Susanti IPK 3,82 asal daerah Bone, Fakultas Ekonomi yaitu Ismayanti program studi Akuntansi dengan IPK 3,80 asal daerah Makassar, FKIP yaitu Riskawati program studi Fisika dengan IPK 3,90 asal daerah Bulukumba, Fakultas Teknik yaitu Mawardi Marsuki dengan IPK 3,78, Fakultas Agama Islam yaitu Mustain dengan IPK 3,79 asal daerah Pangkaje’ne Kepulauan, pascasarjana yaitu Mutmainna dengan IPK 3,94 asal daerah Sungguminasa Kabupaten Gowa. Dari wisudawan yang berprestasi dipilih satu orang tingkat Universitas yaitu Riskawati Jurusan FKIP dengan IPK 3,90 dari Bulukumba, kemudian Riskawati diberi prioritas menjadi dosen tetap Universitas Muhammadiyah Makassar dan juga menerima beasiswa untuk lanjut S2 dengan memilih di dalam dan di luar Negeri atas biaya Universitas Muhammadiyah Makassar. (Fitriani)


Turnamen Futsal pererat silaturahmi

Universitas Muhammadiyah Makassar m,engadakan pertandingan turnamen futsal  BSI Cup 2012 HIMA Prodi Pendidikan  Bahasa dan Sastra Indonesia dengan tema  Mempererat Silaturahmi Antara FKIP yang diselenggarakan oleh ketua HMJ BSI, tetapi futsal BSI Cup ini tidak dikhususkan pada fakultas BSI saja akan tetapi ada juga undangan bagi jurusan lain. 


Futsal BSI Cup ini diselenggarakan pada tanggal 7 sampai 11 juli 2012 yang diikuti oleh 20 tim, dimana inventasi setiap tim sebesar 70 ribu rupiah dan diadakan di depan Gedung PSG. Syarat untuk masuk peserta Futsal BSI Cup per tim yaitut: foto 2 X 3 lembar per orang, foto kopi HMJ 1 lembar per orang.
Selain syarat di atas ada juga peraturan yang harus dipenuhi dan diperhatikan oleh setiap tim, yaitu: biaya pendaftaran sebesar Rp. 70 ribu per tim, kegiatan akan dilaksanakan tanggal 7 sampai 12 Juli 2012, Technical meating pada tanggal 6 Juli 2012 di gedung H.9,  Fasilitas (trophy dan uang tunai)  juara 1 sampai IV,  Pengembalian formulir disertakan daftar nama pemain dan kartu HMJ pada tiap pemain, offical, dan manajer tim, Jumlah pemainterdiri dari lima pemain inti, tiga cadangan, sepuluh offical, dan satu manager.
Acara Futsal BSI Cup 2012 ini diselanggarakan semata-mata lebih menghususkan untuk lebih mempererat silaturahmi antar FKIP dalam setiap jurusan, dimana acara Futsal BSI Cup ini dibendaharakan oleh Angraini. (Asriani)


Komunitas

EKSISTENSI IMM DI KAMPUS BIRU
                                                    
Musyawarah Komisariat
Setiap sekali setahun untuk mengawali dan menutupi masa kepemimpinan di dalam Ikatan MahsiswaMuhammadiyah diadakan musyawarah dikalangan mahasiswa pada level komisariat. Musyawarah dilaksanakan pada bulan 12 tahun 2010 di gedung LPTQ jalan MINSAUPA RAYA. Para pimpinan periode 2009-2010 terlihat duduk berjajar dengan rapi di atas panggung, di sebelah kanan terlihat para immawan dan sebelah kiri para immawati, ada sebagian kelihatan serius memperhatikan salah satu pimpinan yang sedang melaporkan LPJ dan sebagian yang lainnya tetap fokus menghadap ke depan.
Mereka duduk di atas panggung terpisah antara immawan dan immwati dengan perasaan sedikit lega karena masa jabatan akan segera berakhir pada level komisariat, akan tetapi diiringi dengn perasaan yang tegang karena akan mendapat amanah yang lebih besar lagi pada level Pimpinan Cabang. Dalam proses musyawarah komisariat setiap pimpinan diberikan kesempatan untuk melaporkan pertanggungjawaban atas amanah sebagai pimpinan selama satu periode (satu tahun). Pimpinan yang duduk berjajar terdiri dari ketua umum, sekertaris umum, bendahara umum dan jajarannya, serta terdiri dari beberapa ketua bidang ( organisasi, kader, dakwah, keilmuan, hikmah, SBO, immawati, Sosial Ekonomi. Musyawarah berlangsung selama tiga hari dua malam. (Herianty) 


Bersama FLP Gelar Seminar Kepenulisan
Seminar Kepenulisan Nasional yang dibawakan oleh Abang Beni Arnas dilaksanakan di Audtorium Al_AMIN Universitas Muhammadiyah Makassar yang diselenggarakan atas kerja sama antara Organisasi IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Makassar) dengan FLP (Forum Lingkar Pena). Pelaksanaan seminar kepenulisan tersebut sangat banyak diminati oleh mahasiswa khususnya di Unismuh dan ada juga dari Universitas lainnya. Hal yang dapat diambil dari pelatihan kepenulisan tersebut sangat banyak karena pemateri Abang Beni Arnas sangat terkenal sengan hasil tulisannya yang bersifat romantisme dan salah satu hasil tulisannya yaitu” Jangan Jatuh dari Cinta”. Didalam novel tersebut terlalu banyak pelajaran hidup dan cinta yang dibagikan oleh penulis, termasuk pengalaman hidup penulis itu sendiri. Pemateri santat cakap dalam menyampikan materi dalam hal bagaimana cara memulai dalam hal menulis. Materi yang disampaikan sangat akurat  yang dibalut dengan cara penyajian yang santai dan menarik. Pada waktu penyampaian materi metode yang digunakan sangat menarik sehingga dapat membangkitkan antusiasme para peserta  dalam hal menulis, bahkan ada beberapa peserta mengacungkan tangan untuk membacakan hasil tulisannya dalam waktu beberapa menit dan hasiltulisanpeserta sangat menarik. Hal yang diungkapkan pemateri setelah membawakan materi yaitu beliau sangat terkesan akan peserta yang sangat antusias dalam mengikuti seminar pelatihan kepenulisan dan “ baru pertama kalinya saya membawakan materi di Makassar, dengan peserta yang begitu banyak” ucap Abang. Bahkan pada saat proses pelatihan Abang mendapatkan ide dari peserta untuk membuat tulisan(Herianty)

 IMM Peduli Kaum Perempuan
Atas rasa persaudaraan yang menuntut aktivitas IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) harus turun orasi ke jalan pada tanggal 09 Februari 2012 di  jembatan Fly Over , dalam rangka menyampaikan jeritan hati terhadap pihak-pihak yang sepatutnya menangani hal ini. “ kami tidak menginginkan harta yang berlimpah, tidak menginginkan kedudukan yang terhormat, dan kami tidak menginginkan kemewahan. Tapi kami hanya menginginkan kebebasan dan kebahagiaan dari rasa ketertindasan dari kaum yang tidak bertanggung jawab” ujar salah satu aktivis IMM.
Aktivitas IMM sangat tergerak hatinya untuk turun ke jalan terkhusus bagi teman-teman immawati dengan hati yang tercabit-cabit akibat adanya kejadian tentang pelecehan terhadap pihak perempuan di angkutan umum. Hal tersebut yang mendongkrak hati mereka untuk menyampaikan bahwa” kami bukan diciptakan untuk dilecehkan, tetapi kami diciptakan untuk dimuliakan” ucap para aktivis. Pada saat aksi mereka terlihat membagi-bagikan bunga kepada orang-orang yang melewati jalan, baik yang naik motor maupun naik mobil sebagai tanda turut prihatin atas dasar persaudaraan.
Bunga yang mereka bagikan berwarna hitam dengan tulisan “ Bebaskan kami kaum perempuan dari mafia kelamin” sebagai perwakilan jeritan hati mereka. Aksi mereka mendapat respon positif dari beberapa kalangan. Selain itu mereka juga menyampaikan maksud dan tujuan melalui nyanyian dan puisi yang dibacakan oleh salah satu diantara mereka dengan suara yang bergetr, wajah yang merah, dan mata yang berkaca-kaca. Judul puisi yang dibacakan yaitu “ Perempuan Di Tepi Badai”
Orasi yang mereke lakukan di jembatan Fly Over dalam rangka membebaskan kaum perempuan dari para mafia kelamin yang menjadikan budak-budak nafsu birahi mereka. Aksi berjalan lancar dengan kawalan keamanan dari beberapa pihak dari kepolisian, walaupun sempat membuat keadaan lalu lintassedikit macet, tapi hal itu tidak berlangsung lama dan dapat teratasi dengan cepat. Aksi tersebut berlangsung beberpapa jam dengan massa cukup banyak dari kalangan mahasiswa Unismuh, UNHAS, UNM, UIN. (Herianty)

Ragam


PROMOSI MAHASISWA BARU
Kasubdit PMB.  Pak Agus Salim HR, SE., MM
Setiap memasuki tahun ajaran baru banyak kampus yang mengadakan promosi, termasuk Unismuh
Makassar. Melalui promosi ini, Universitas memperkenalkan fakultas dan fasilitas yang dimilikinya       kepada khalayak ramai khususnya kepada siswa SMA/sederajat yang baru lulus. Promosi ini sangat membantu para calon mahasiswa baru dalam memilih jurusan yang sesuai dengannya.
 “Penerimaan maba tahun ini sesuai dengan kebijakan Pak Rektor yang kemungkinan Mahasiswa Baru tahun ini sebanyak 5000 orang. Selain itu mahasiswa baru tidak diperbolehkan memilih satu fakultas karena sudah ada ketentuan dan tahapan tahun ini seperti itu. Ada tahapan pertama yaitu model formulirnya sudah ditentukan dan pemeriksaannya harus sesuai dengan format yang telah ditetapkan, selain itu karena ujian tulis telah ditentukan oleh komputer”, jelas Agus Salim HR, SE., MM. selaku Kasubdit PMB dan Promosi, saat wawancara, Rabu, 6 Juni.
“Pembayaran untuk mahasiswa baru tahun 2012 memang lebih meningkat dari tahun sebelumnya karena ditentukan oleh kebijakan dari Pimpinan. Bahkan waktu pendaftarannya lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya, karena tahun ini pendaftaran hanya sampai bulan Juli dibandingkan tahun sebelumnya sampai bulan September”, lanjut alumni Fakultas Ekonomi Unismuh Makassar ini.
Selain pembayaran yang terus bertambah, tahun ini juga penerimaan mahasiswa baru di kampus Unismuh Makassar jumlahnya dibatasi, disesuaikan dengan kapasitas kampus. Soal informasi dan promosinya cukup luas seperti kita menggunakan surat kabar, majalah, dan TV yang terbit dari semua jaringan informasi agar masyarakat dapat mengetahui informasi itu. Selain itu, ada kebijakan dari Pak Rektor untuk Mahasiswa Baru pada tahun 2012, untuk SMAN dan SWASTA akan disampaikan bahwa siswa atau siswi yang berprestasi atau meraih rangking 1-5 akan menerima kebijakan dari Pak Rektor untuk Kampus Unismuh, yaitu kebijakan bagi siswa yang berprestasi mendapatkan bebas tes apabila nilai sudah di atas rata-rata yang telah ditentukan. (Minjun Ratna Sari)


KANTIN UNISMUH
Wawancara dilakukan pada tanggal 7 juni 2012 di kampus Unismuh Makassar tempat di kantin Rusunawa A lantai dasar, oleh ibu Hj. Murniawati, SE. yang bertempat tinggal di Talasallapang. Beliau adalah seorang alaumni dari Universitas Jakarta yang sekarang bekerja sebagai penjaga kantin Unismuh Makassar untuk meluangkan dan memanfaatkan waktu dan kerja sampingan, beliau bekerja di kantin Unismuh selama satu tahun lebih. Beliau pernah menjadi guru pemimbing di SMP N 33 Makassar dan sekarang sudah pensiun.

Menurut ibu HJ. Murniawati ,SE. bahwa manfaat berdirinya kantin Unismuh ini sangat berperan besar bagi mahasiswa karena selain dekat atau dalam pekarangan Unismuh, kantin ibu Hj. Murniawati ,SE. Juga menjual berbagai macam alat tulis, pakaian dan banyak peralatan lainya.
Menurut ibu Hj. Murniawati ,SE. dalam menjual bermacam-macam alat di kantin Unismuh ini beliau tidak pernah merasakan kendala apapun baik dari mahasiswa maupun dari kampus Unismuh. Karena kantin Hj. Murniawati ,SE. Sudah mendapat izin untuk membangun kantin di wilayah Unismuh Makassar.
Menurut Hj. Murniawati ,SE. bahwa selain di Unismuh, beliau juga mempunyai usaha kantin di belbagai sekolah di Makassar. (Indah Ayuning F)


Keefektifan Keamanan dalam Kampus
Wawancara dilakukan pada tanggal 6 Juni 2012 pukul 15 : 40 wita. Di kampus Unismuh tempat pos security pintu masuk Unismuh, oleh Bapak Syarifuddin yang bertugas untuk mengawasi atau mengarahkan para petugas security Unismuh selama 24 jam penuh. Bapak Syarifuddin sebelumnya bekerja dibanyak tempat yang diantaranya Bosowa. Pak Syarifuddin adalah ketua atau pemimpin keamanan security di Unismuh yang bekerja sejak tahun 2005 di Unismuh Makassar. Bapak Syarifuddin memiliki petugas keamanan (security) kurang lebih 30 orang, masing-masing security memiliki tugas, tempat, dan waktu yang sudah di tentukan oleh pengawas. Dimana pengawas juga menentukan dua sift yaitu sift malam dan pagi untuk tugas keamanan yang dilakukan secara bergiliran.
Menurut Bapak Syarifuddin, pencuri motor yang terjadi Februari kemarin itu kerana kelalain yang dilakukan oleh para petugas, yang mengakibatkan sebagian mahasiswa khususnya Fakultas Tekhnik menghancurkan atau merusak pos keamanan di tempat pintu keluar Unismuh. Tindakan itu membuat para petugas keamanan dan Bapak Syarifuddin selaku pengawas tidak dapat berbuat apa-apa, karena hal itu wajar dilakukan mahasiswa unutk melampiaskan kemarahannya karena kelalain petugas.
Menurut Bapak Syarifuddin, pencurian motor itu terjadi bukan sepenuhnya kesalahan para petugas keamanan, tetapi dibalik masalah itu kerena ulah mahasiswa sendiri yang memparkir kendaraan disembarang tempat. Sebenarnya para petugas keamanan sudah berusaha melaksanakan tugasnya sebaik mungkin untuk menjaga keamanan kampus. Tetapi banyak mahasiswa yang tidak patuh dengan aturan tempat parkir Unismuh, sehingga banyak mahasiswa yang memparkir kendaraannya bukan pada area parkir.
Bapak Syarifuddin pun selaku pengawas sudah mengeluarkan aturan baru bagi mahasiswa yang mempunyai kendaraan dengan mengambil kartu parkir. Hal itu diberlakukan oleh petugas keamanan agar para mahasiswa memparkir kendaraan di area parkir,demi kedisiplinan dan keteraturan parkiran Unismuh. Bapak Syarifuddin mengeluarkan aturan baru karena tahun sebelumnya belum banyak kendaraan dibandingkan tahun sekarang. Karena hal itu, para petugas keamanan mengkhususkan atau menentukan area parkir yang layak untuk memparkir. Bapak Syarifuddin juga menetapkan lima pos untuk pengambilan kartu parkir di area yang ditentukan dalam wilayah Unismuh Makassar. (Asriani)


Keuangan Mahasiswa Baru Unismuh
Wawancara dilakukan pada tanggal 5 Juni 2012 di kampus Unismuh makassar tempat gedung rektorat ruangan bapak  Agus Hidayat. Beliau adalah seorang dosen  yang menjabat sebagai panitia penerimaan  mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Makassar.Ia bekerja di kampus Unismuh sejak tahun 1980 sampai sekarang.
Pada wawancara kami kemarin beliau mengatakan bahwa, mengapa pembayaran pengambilan formulir tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya karena fasilitas yang digunakan sekarang lebih memadai dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Dan beliau juga mengatakan bahwa sebenarnya pembukaan dan penutupan pendaftaran penerimaan mahasiswa baru di kampus Universitas Muhammadiyah Makassar  sama dengan Universitas negeri yang lain yang ada di kota Makassar hanya saja Universitas Muhammadiyah Makassar mempunyai kebijakan lain yaitu menambah waktu pendaftaran calon mahasiswa baru.
 Penerimaan mahasiswa baru tahun ini dibatasi karena fasilitas penunjang, terutama fasilitas ruangan, di mana daya tampung untuk satu ruangan maksimal 35 orang mahasiswa untuk kelas reguler sehingga penerimaannya tidak sama dengan tahun sebelumnya. Dari tahun sebelumnya hingga sekarang fakultas yang paling diminati oleh calon mahasiswa baru adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Lanjut daripada itu, beliau juga mengatakan bahwa tidak ada beasiswa untuk  mahasiswa baru angkatan tahun 2012, baik beasiswa untuk mahasiswa yang berprestasi maupun beasiswa untuk mahasiswa yang kurang mampu atau ekonomi lemah. Namun, bagi mahasiswa baru yang berprestasi atau nilai tertinggi di atas rata-rata ada penilaian tersendiri yaitu akan dikenakan pembebasan biaya pembangunan dan pembayaran SPP untuk semester pertama. (Irmawati Latif)


X-pose


PESERTA DUA ORANG, BATAL SKETSA REKTOR

Banyak hal yang dilakukan seseorang atau lembaga untuk memperingati hari jadinya, demikian pula dengan Seni Rupa. Guna memperingati miladnya yang ketiga, Jurusan Seni Rupa Unismuh Makassar menggelar berbagai kegiatan. Milad Seni rupa yang bertema “Narasi 3 Warna” ini berlangsung mulai tanggal  4-8 Juni mendatang.
LOMBA MEWARNAI. Salah seorang peserta dari TK Al-Fityan sedang
 mewarnai di pelataran gedung AB, Unismuh Makassar, Senin 4

 Acara peringatan milad  ini diselenggarakan di tiga tempat di dalam kampus Unismuh, yaitu di auditorim al-amin, di halaman gedung AB, dan di lapangan depan gedung PSG, dalam waktu yang hampir bersamaan mulai pukul 09.00-22.00 Wita. Dalam agenda acara ini terdapat berbagai lomba  diantaranya mewarnai, menggambar, tari kreasi, cerdas cermat, desain poster, sketsa rektor, mading, grafitty, kaligarfi, nyanyi solo, fotografi, dan karnaval se-HMJ/UKM-Unismuh Makassar. Lomba-lomba ini diikuti oleh 103 peserta yang datang dari berbagai TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi di Makassar.
Ketua panitia pelaksana milad Seni Rupa, Imran Siama mengungkapkan bahwa ada lomba yang sedianya terdapat dalam agenda acara terpaksa dibatalkan. “Lomba mensketsa rektor terpaksa dibatalkan karena pesertanya hanya dua orang,” ujarnya saat wawancara di auditorium Al-Amin, Senin, 4 Juni. “Jika pesarta lomba tidak lebih dari tiga orang maka dibatalkan”, lanjutnya. Selain lomba, ada pula pameran seni rupa yang menampilan lukisan, fotografi, gambar, sketsa, dan beberapa karya lain yang semuanya merupakan hasil cipta mahasiswa Seni Rupa Unismuh.
Pemenang lomba akan diumumkan pada malam penutupan, Jumat, 8 Juni. Selain pengumuman pemenang pada malam itu juga akan diadakan Seni Rupa Award bagi dosen, pengurus, dan panitia terbaik. (Erniati)



Pasar dalam Kampus
Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar wisuda yang ke-48 di auditorium Al-Amin selama tiga hari berturut-turut, 27-29 Juni. Acara wisuda ini membuat kampus Unismuh jauh lebih ramai daripada hari biasanya. Parkiran kampus biru ini pun penuh. Lahan kosong di sekitar auditorium tempat acara wisuda berlangsung nyaris tidak ada.
Puluhan pedagang memadati area kosong di samping dan di depan auditorium. Mereka mendirikan stan, memarkir gerobak, dan ada pula yang hanya menggelar alas seadanya untuk memamerkan barang dagangannya. Jumlah pedagang yang banyak dan lahan kosong di sekitar auditorium tidak sebanding, sehingga halaman musolah kampus dan bagian samping gedung AB pun dimanfaatkan pedagang untuk menjajakan dagangannya. Bahkan tak tanggung-tanggung ada yang berjualan sampai di bagian depan gedung I.
Barang-barang yang mereka tawarkan sangat bervariasi, mulai dari aneka makanan dan minuman sampai aneka ragam aksesoris dan mainan anak-anak. Tidak hanya itu yang mereka tawarkan, barang kebutuhan lainnya pun ada seperti sepatu, sendal, dompet, tas, baju, dan lain-lain. Harga yang mereka tawarkan pun sama dengan harga di pasaran dan bisa tawar-menawar. Tak pelak lagi kondisi pasar pun tercipta di dalam kampus.
“Selama tiga hari berjualan di sini saya memperoleh keuntungan yang lumayan daripada hari biasanya,” aku Daeng Singara yang ikut berjualan mainan anak-anak di samping auditorium, saat kami temui, Jumat, 29 Juni. Keuntungan yang berlipat ganda tidak hanya diperoleh Daeng Singara, pedagang yang lain pun mengakui hal yang sama. (Erniati)




Style & Healty

Pakaian Ketat Pengaruhi Kesehatan

Seperti yang kita ketahui, terdapat berbagai macam busana pada zaman modern ini. Pakaian adalah kebutuhan pokok manusia selain makanan, dalam perkembangannya pakaian telah menjadi simbol jabatan atau kedudukan. Jenis-jenis pakaian pun bermacam-macam sesuai kebutuhan, tempat, adat dan budaya. Setiap tahunnya berbagai model busana berganti-ganti, mulai dari pakaian remaja, dewasa, dan bahkan anak-anak pun ikut trend. Baik itu busana muslim sampai pakaian biasa pun ikut trend dan bahkan sepatu ketat dan tas. Misalnya saja di kampus Universitas Muhammadiyah Makassar yang terdapat berbagai macam busana, salah satunya pakaian ketat, rok dibawah lutut, sepatu, dan tas yang merupakan trend di kampus kita ini. Seperti Musdalifa, Sabtu, 28 Juni 2012 yang merupakan salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Berpakaian ketat merupakan kesukaannya karena menurutnya, dengan berpakaian tersebut selain nyaman dipakainya juga akan memperindah penampilannya. Pakaian kaos dan kemeja ketat dengan kerah yang berstruktur kelihatan indah, rapi, dan juga sepatu ketat.
         Namun jauh dari pikiran kita bahwa pakaian tersebut dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Berpakaian ketat  sesekali juga sebenarnya tidak mengganggu kesehatan. Namun pemakaian dalam jangka waktu yang lama bukan hanya merusak penampilan tetapi menimbulkan efek negatif pada kesehatan. Misalnya pakaian kaos dan kemeja yang ketat dengan kerah yang berstruktur kelihatannya indah dan rapi, tapi efek yang ditimbulkan dapat menyebabkan sakit kepala dan nyeri pada mata dan bahu. Kemeja yang terlalu kecil juga dapat membatasi  aliran darah ke otak. Kondisi ini  menyebabkan sakit kepala, pandangan kabur, dan pusing serta meningkatnya ketegangan di area punggung dan bahu. Pakaian ketat juga sangat mudah menimbulkan keringat membuat gesekan-gesekan yang dapat menyebabkan iritasi bahkan melukai kulit.
            Efek yang terlalu sering mengenakan sepatu yang ketat adalah jempol kaki akan mengalami kelainan bentuk. Dan ini akan menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa, belum lagi resiko kutu air dan infeksi jamur lainnya, karena aliran udara di sepatu yang sempit tidak berjalan dengan baik. Tas adalah aksesoris terfavorit dan begitu fungsional. Beberapa merek tas didesain sedemikian rupa agar secantik mungkin namun, karena hal tersebut bisa membuat tas menjadi berat dengan bahan-bahan pembuatnya, dengan bahan yang seperti itu membuat tas yang dijual kebanyakan berat dan keras. Namun pemakaian tas yang berat menyebabkan pundak menjadi pegal dan berdampak buruk bagi pertumbuhan tulang punggung akibat tekanan terus menerus otot pundak dan leher, tali tas yang terlalu berat dapat membuat bahu memerah dan iritasi, tas yang berat juga membuat tulang belakang manjadi bungkuk serta tulang pundak menjadi nyeri dan cedera. Untuk itu dalam berbusana sebaiknya kita juga memperhatikan dampak negatif yang akan mengancam kesehtan kita. Karena bukan cuma merusak penampilan kita tetapi juga akan mengancam kesehatan kita.
            Dari pemaparan di atas mengenai dampak negatif dari busana yang kerap kali kita kenakan tiap hari khususnya mahasiswa-mahasiswa mulai dari pakaian, rok, sepatu, dan tas. Sebaiknya memperhatikan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan busana tersebut guna menjauhkan kita dari bahaya dan dampak negatif yang mengancam kesehatan kita. Alangkah baiknya jika kita bukan hanya kelihatan indah dan rapi dalam  mengenakan busana tersebut, tetapi juga baik untuk kesehatan kita. Baiknya kita menggunakan pakaian yang  longgar agar rongga udara bisa masuk sehingga dapat membuat kulit kita menjadi nyaman dan mencegah timbulnya jamur. Sebagaimana kita ketahui hal tersebut sangat mengganggu kulit dan juga penampilan kita. (Minjun Ratna Sari)


Budaya


Tongkonan High Class

 


Rumah adat dimiliki oleh setiap daerah di Indonesia, tidak terkecuali Tana Toraja. Daerah yang terletak di bagian utara Sulawesi Selatan ini sangat eksotik. Dibalut dengan berbagai kisah, kekayaan alam, adat, dan tradisi,  menjadikan daerah  ini sebagai salah satu surga kebudayaan Indonesia. Rumah adat daerah ini bentuknya unik, bagian depan dan belakangnya menjulang ke atas.
 Rumah adat Toraja atau yang lebih dikenal dengan nama Tongkonan merupakan tempat untukmembicarakan dan menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan adat. Secara harfiah Tongkonan berasal  dari kata tongkon (artinya duduk bersama-sama). Tongkonan pada dasarnya adalah sebuah rumah kayu yang dibangun oleh masyarakat Toraja dan dianggap penting, sehingga dipelihara secara turun temurun oleh keturunannya. Mengenai tata letaknya, posisi tangga, dan pintu tongkonan itu harus selalu menghadap ke utara. Prinsip ini dilatarbelakangi oleh falsafah orang Toraja dalam memandang alam, yang di dalam ajaran Aluk Todolo disebut apa oto na (4 dasar falsafah), yakni; bagian utara dinamakan ulunna langi’ atau merupakan penjuru yang paling mulia; bagian timur dinamakan mataallo, penjuru yang merupakan tempat bermulanya terang (matahari); bagian barat dinamakan matampu atau tempat datangnya kegelapan atau sebagai simbol kesusahan atau kematian; bagian selatan dinamakan pollona langi bagian ini dianggap sebagai bagian terendah dari penjuru bumi dan merupakan tempat melepaskan segala yang kotor. “Menurut Agama Anemis tongkonan ini harus berdiri menghadap ke utara, karena menurut nenek moyang tuhan atau dewa mereka ada di utara,” jelas Pak Andis saat wawancara,  Rabu, 20 Juni.
Di depan tongkonan terdapat lumbung padi, yang disebut ‘alang‘. Tiang-tiang lumbung padi ini dibuat dari batang pohon palem (bangah) saat ini sebagian sudah dicor. Di bagian depan lumbung terdapat berbagai ukiran, antara lain bergambar ayam dan matahari, yang merupakan simbol untuk menyelesaikan perkara.
Suku Toraja dalam kehidupannya sangat terikat oleh sistem adat yang berlaku, sehingga hal ini berpengaruh kepada keeksisan Tongkonan. Oleh karena itu, di daerah Tana Toraja dikenal beberapa Tongkonan yang disesuaikan dengan fungsinya dalam adat masyarakat Tana Toraja, yaitu Tongkonan Layuk, Tongkonan Pekamberan/Pekaindoran, dan  Tongkonan Batu Ariri.
Tongkonan Layuk merupakan tongkonan pertama dan utama yang fungsinya di dalam adat sebagai sumber kajian di dalam membuat peraturan-peraturan adat.  Layuk artinya besar, tongkonan ini dikhususkan untuk kaum bangsawan. “Tongkonan Layuk merupakan tongkonan yang high class,” tutur Pak Andis kepada tim Paburitta.
Pada prinsipnya semua tongkonan mempunyai bentuk yang sama, tetapi dalam hal hiasan terdapat perbedaan khusus yang dilatarbelakangi oleh peranan dan fungsi masing-masing tongkonan tersebut. Perbedaan tersebut terletak pada pemakaian tiang tengah yang disebut Tulak somba, pemakaian hiasan kepala kerbau yang disebut kabongo, dan pemakaian kepala ayam yang disebut katik. Ketiga unsur ini diperuntukkan bagi Tongkonan Layuk. Pola hias pada Tongkonan juga banyak mengandung makna sosial, ekonomi, dan religius magis terutama yang berhubungan dengan realitas kehidupan pada masyarakat Toraja. (Hasil diskusi kelompok/Erniati)




JJS


“SEKILAS TENTANG PERJALANAN KAMI DARI MAKASSAR SAMPAI TORAJA”

Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar tempat yang kami sepakati bersama untuk berkumpul sebelum berangkat ke Toraja. Sebagian teman diantara kami sudah berada dilokasi tempat perkumpulan pada pukul 17.30, karena persepakatan awal pukul sekian, namun lagi-lagi jam karet yang sudah membudaya dikalangan mahasiswa sehingga kami berangkat dan meninggalkan Makassar pukul 21.00.
Wajah teman-teman yang awalnya senang dengan keberangkatan berubah menjadi kusut. Namun semuanya berlalu dengan cepat, karena dalam perjalanan kami benar-benar menikmatinya, walaupun diselingi dengan ngantuk dan tidur. Tapi semuanya tetap senang karena kami dapat merasakan kebersaman yang jarang-jarang dirsakan walaupun kami satu kelas, karena hal tersebut disebabkan berbagai kesibukan masing-masing.
Di dalam perjalanan yang kami lewati dari jam ke jam dan tidak terasa kurang lebih 12 jam, akhirnya kami sampai ke tempat tujuan awal kami yaitu Toraja, namun sebelum sampai di daerah tersebut salah satu teman membuat kami panik, dikarenakan tiba-tiba meneteskan air mata tanpa sebab dan kami pun masih bertanya-tanya tentang sebabnya sampai sekarang, walaupun kami sudah kembali ke Makassar.
Tepat pukul 09.00 kami menginjakkan kaki di daerah yang tidak pernah kami sangka betul-betul akan  menginjaknya, khususnya saya pribadi merupakan suatu kesyukuran yang teramat besar kepada ALLAH SWT. Setiba di sana kami langsung chek in salah satu hotel dan kami tidak sempat untuk beristirahat, namun cukup hanya membersihkan diri serta siap-siap untuk melanjutkan perjalan kami lagi.Tempat yang pertama kami kunjungi adalah  Pasar Bolu atau biasa disebut dengan pasa hewan yaitu khusus babi dan kerbau.Disana kami berpencar untuk meliput beberapa kegiatan-kegiatan yang biasa mereka lakukan di pasar tersebut. Bahkan ada teman yang sempat melakukan wawancara terhadap beberapa penjual babi maupun kerbau untuk mendapatkan data yang lebih akurat untuk kami jadikan sebagai hasil laporan liputan kami.Saya pun termaksud diantara teman-teman yang sempat mewawancarai salah satu penjual kerbau.
Setelah kami melakukan beberapa liputan tentang babi dan kerbau kamipun mendapat kesempatan 1 jam untuk menelusuri seluk-beluk pasar bolu, termaksud penjual-penjual yang lainnya, seperti: penjual pinang, penjual makanan khas orang Toraja, penjual cabe yang terkenal berbeda dengan bentuk cabe pada umumnya. Bahkan salah satu teman mewawancarai salah satu penjual cabe dan  membeli satu kantongan seharga Rp. 10.000,-.Tanpa terasa sejam telah berlalu kamipun segara kembali kemobil untuk melanjutkan perjalanan ketempat yang lain.Di tengah perjalanan kami sangat menikmati pemandangan yang sangat menakjubkan dan memuaskan bagi  mata yang memandangnya.
Waktu telah menunjukkan pukul 13.00 kami tiba di Kelurahan Lemo untuk melakukan liputan seputar upacara kematian yang dilakukan bagi orang Toraja ketika ada keluarga yang meninggal. Upacara kematian yang kami datangi keluarganya yang meninggal sudah 8 bulan meninggal dan baru ada kesepakatan keluarga untuk melaksanakan upacaranya, karena menurut orang di sana seberapa lamapun orang telah meninggal dan tidak ada persepakatan dalam keluarga atau tidak memiliki finansial yang mencukupi, maka upacara tidak dilaksanakan. Di lokasi upacara teman-teman dengan penuh rasa penasaran dan antusias tidak seorangpun melewatkan waktu begitu saja semua perwakilan kelompok melakukan wawancara terhadap orang yang dianggap memiliki pengetahuan yang banyak tentang seluk-beluk upacara tersebut atau sering disebut dengan orang yang tuakan.Di dalam upacara tersebut begitu banyak hal-hal yang dilakuakan, salah satu diantaranya yaitu melakuakan tumbuk lumbung padi yang dilakuakan pada setiap upacara dan menurut pengalaman ketika melakukan pengunjungan kesana harus ada bingkisan yang diserahkan sebagai tanda turut berbela sungkawa, di sana terdapat beberapa jenis tongkonan, salah satu di antaranya tongkonan Layuk yang merupakan tongkonan pertama kali didirikan yang diartikan sebagai tempat tinggal turun-temurun bagi anak cucu bangsawan tersebut, kami juga melihat proses penyembelihan babi dan kerbau yang merupakan ciri khas orang di sana ketika ada pesta kematian, bahkan dipercaya bahwa semakin banyak kerbau yang disembelih semakin cepat arwah yang meninggal sampai ke syurga(menurut kepercayaan mereka). Tidak lama kemudian, kami dapat instruksi dari dosen untuk menghentingan liputan, karena masih ada tempat yang akan kami kunjungi sebelum kembali kepenginapan.
Kamipun melanjutkan perjalanan menuju kekuburan batu dengan jalan kaki kurang lebih 2 kl, yang masih merupakan kelurahan Lemo. Dengan perasaan kaget dan penuh dengan pertanyaan yang banyak tertampung di dalam kepala, kami tetap melanjutkan perjalanan menelusuri kuburan batu dan tidak sedikit diantara kami yang mengabadiakan setiap tempat-tempat aneh dan unik. Keadaan kuburan batu disana sangat unik karena berada di atas gunung dan ada berupa patung yang diletakkan disamping kuburan tersebut. Setiap pekuburan tidak jarang ada tempat –tempat yang menjual aksesoris khas orang di sana, seperti: baju, gelang, gantungan, sarung berwarna hitam yang sering digunakan pada saat upacara kematian, dan masih banyak lagi yang lainnya. Setelah menelusuri kuburan batu, kami berkumpul dan menunggu jemputan untuk kembali kepenginapan.
Setiba dipenginapan kami berlomba-lomba bahkan antrian masuk WC untuk membersihkan badan dan pakaian kami, dengan perasaan gerah dan tidak nyaman yang kami rasakan tetap sabar menunggu nomor antrian. Bahkan ada teman yang menyelinap di WC kami untuk numpang mandi.
Setelah shalat isya kami berbondong-bondong ke tempat makan dan tidak lama kemudian selesai makan perkuliahan yang biasanya dilaksanakan di kampus sekarang kami lanjutkan di lokasi (Toraja). Perkuliahan pada malam itu khusus membahas tentang sejauh mana kesiapan tugas kami masing-masing dan menulisakan kembali perjalanan seharian telah kami lewati yang akan dijadikan salah satu artikel dalam rubrik media OL. Perkuliahan malam itu tidak berlangsung lama, karena dosen malihat keadaan yang tidak memungkinakan untuk melanjutkan, yang sudah lowbet bersama laptop-laptop kami, jadi perkuliahan dihentikan dan semuanya berlomba-lomba kembali kepenginapan untuk istiraha.
Keesokan harinya sebelum melanjutkan perjalanan, terlebih dahulu kami menyempatkan sarapan bersama dan kembali ke kamar untuk membereskan barang masing-masing, karena kami tidak kembali lagi ketempat tersebut. Setelah barang-barang diangkat ke mobil, dosen mengajak kami berkumpul dan memberikan arahan tentang perjalan nanti. Tanpa berlama-lama kami naik mobil masing-masing dan berangkat menuju ke Londa, di sana tempat yang ingin kami kunjungi yaitu kuburan gowa. Untuk masuk ke gowa dalam satu kelompok terdiri dari 20 orang dan harus menyewa senter sebanyak 2 perkelompok dengan harga Rp. 10.000 satu senter/penerang. Setiba di depan kuburan gowa dengan perasaan takut  menyelimuti kami dengan pemandangan yang sangat menyeramkan, kamipun masuk di dalam gowa yang terdapat banyak peti bersusun, ada yang sudah rusak karena umurnya sudah lama, dan masih ada yang utuh lengkap dengan bunganya, selain itu kami melihat kepala tengkorak berdampingan hanya diletakkan di atas kain dan kami mendapat penjelasan dari penjaga tempat tersebut bahwa kepala tengkorak tersebut adalah kepala tengkorak orang yang saling mencintai, namun tidak direstui karena mereka keluarga dekat(sepupuh satu kali) dan kepercayaan orang di sana tidak dapat menikah. Ada beberapa kuburan goa yang kami masuki dan beberapa penjelasan didapatkan dari penjaga goa tersebut.
Setelah itu, kami masih melanjutkan perjalanan, karena masih ada 2 tempat yang belum dikunjungi. Sebelum melanjutkan perjalanan kami berkumpul terlebih dahulu untuk makan siang. Beberap menit kemudian kami sudah sampai ketempat penyembelihan hewan yang masih merupakan bagian dari upacara kematian, disana kami banyak mendapatkan penjelasan tentang makna dari tongkonan dan maksud dari penyembelihan hewan yang dilaksanakan.
Kemudian dari Londa kami naik mobil melananjutkan perjalanan ke Ketekesu. Di tengah perjalanan begitu banyak tempat pelaksanaan upacara kematian yang dilewati. Ada beberapa tempat yang mengadakan upacara karena katanya bulan 6 memang merupakan musim melaksanakan upacara, selain itu ada juga beberapa rumah warga yang memiliki tongkonan dan ada juga yang tidak memiliki tongkonan alasannya karena mereka bukab keluarga bangsawan. Setelah tiba di Ketekesu  kami melihat beberapa macam tongkonan yang berjajar rapi namun sudah lumutan, mungkin karena sudah lama.
Di Ketekesu juga terdapat  beberapa kuburan, ada kuburan khusus keluarga, dan ada kuburan umum yang ditempati berbagai kalangan. Namun kondisi kuburan di Ketekesu kelihatan tidak terawat bahkan ada beberapa peti mayat yang jatuh tergelatak begitu saja dan tulang-tulang, tengkorak kepala tidak beraturan lagi, bahkan hanya ditumpuk dalam satu peti saja.
Tempat terkhir yang kami kunjungi adalah di Todi Shop merupakan tempat orang proses menenun sarung. Di sana kami tidak terlalu banyak mendapat gambar karena dilarang untuk mengambil gambar oleh pemiliknya tanpa alasan yang rasional. (Herianty)




                    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar