Aktivitas
|
Milad Seni Rupa
Pameran Seni Rupa Universitas Muhammadiyah
Makassar yang diadakan pada tanggal 4 Juni
dan direncanakan akan berakhir pada tanggal 8 juni 2012. Berjalan sangat meriah
dan dipenuhi antusiasme oleh peserta mahasiswa Universitas Muhammadiyah
Makassar. Pameran yang diadakan itu sangat direspon positif bukan hanya
mahasiswa seni rupa tetapi juga diminati dan dikunjungi banyak mahasiswa dari
jurusan lain yang ada dalam kampus Universitas Muhammadiyah Makassar.
Pameran
ini bertujuan untuk memperingati milad prodi seni rupa FKIP Universitas
Muhammadiyah Makassar, diapresiasikan dengan pergelaran karya seni lukis dan pergelaran
lain, diantaranya: ada trialogam atau seni trialogam, gambar bentuk, ilustrasi,
desain dwimatra atau dua dimensi, desain trimatra atau tiga dimensi. Menurut
Adriyansyah, panitia pameran seni rupa yang saya mintai keterangan, bahwa
pameran yang diadakan itu tidak mengeluarkan biaya yang besar, menurutnya
alat-alat properti keseluruhan yang digunakan pada pameran tersebut didapatkan
dari hasil kerja keras mahasiswa dan panitia yang terlibat, dan adapun mengenai
biaya itu didapatkan dari kantong mereka sendiri. Hal ini menandakan bahwa
pergelaran seni rupa yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Makassar adalah
hasil dari persatuan dan silaturahmi mahasiswa Unismuh Makassar dalam rangka
memperkenalkan hasil karya dan apresiasi mahasiswa terhadap karya seni ke
kalangan mahasiswa kampus Unismuh Makassar.
Sebelum
diadakan pameran seni rupa di Unismuh Makassar, pameran seperti ini juga telah
banyak diadakan oleh mahasiswa Jurusan Seni Rupa yang bertempat di Benteng
Sombaopu, Parang Tambung, dan Mall GTC Tanjung Bunga Makassar. Pameran seni
rupa tersebut juga merupakan rutinitas bagi mahasiswa yang akan beralih ke
semester selanjutnya. Menurut Adriyansyah manfaat diadakan pameran seni rupa
tersebut secara pribadi bagi panitia yang melaksanakan adalah merasa bersyukur
karena telah memamerkan atau mengapresiasikan karya-karya seni rupa itu
sendiri. Dan adapun dampak positif bagi pengunjung adalah mendapatkan pengetahuan
dan apresiasi bahwa seni rupa mempunyai keunikan tersendiri, bukan hanya dalam
bentuk lukisan tapi juga dalam bentuk pemahaman seni rupa itu sendiri secara
mendalam hingga memiliki ciri khas dan inspirasi tersendiri bagi orang banyak.
Milad
seni rupa yang diadakan di Unismuh Makassar, dilaksanakan dengan persiapan yang
matang, karena sebelum diadakan para panitia dan peserta yang terlibat di
dalamnya terlebih dahulu merancang properti yang akan digunakan dan objek seni
yang akan dipajang sesuai dengan tema dari acara tersebut.
Dalam
acara pameran seni rupa itu ditampilkan apresiasi seni dari kalangan pelajar,
Tk, SD, SMP, dan SMA untuk ikut serta meramaikan acara tersebut. Dimana
nantinya para pelajar juga dapat mengetahui lebih rinci struktur-struktur seni
secara mendalam yang dapat ditetapkan pada proses pembelajaran di sekolah
maupun sebagai bekal mereka nantinya. (Amriani)
SEVENTEEN COMMUNITY GELAR
PELATIHAN PENULISAN SKRIPSI
Seventeen Community
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar
menyelenggarakan workshop dan seminar pelatihan penulisan skripsi pada
hari Sabtu, 30 Juni 2012 yang dimulai pukul 09.00-15.30 WITA di Auditorium
Al-Amien Unismuh Makassar.
Acara workshop ini
berlangsung sangat meriah karena dihadiri oleh banyak peserta dari
kalangan mahasiswa di berbagai jurusan khususnya dari Fakultas Keguruan dan
Ilmu pendidikan Unismuh Makassar. Dalam kegiatan ini selain workshop atau
seminar, Muhlis ketua umum Seventeen community juga memperkenalkan kepada para
peserta seminar bahwa sebentar lagi seventeen community akan meluncurkan
pembuatan kartu mahasiswa terbaru dalam bentuk kartu ATM. Peluncuran kartu
mahasiswa dalam bentuk kartu ATM ini, Seventeen community bekerja sama dengan
Bank Syariah Mandiri dan pada kegiatan ini ada beberapa pihak dari Bank
Syariah Mandiri yang hadir dan menjelaskan tata cara penggunaan KTM yang
terbaru itu. KTM ini sangat berguna bagi mahasiswa karena akan mempermudah
untuk mentransfer atau menerima uang kiriman dari orang tuanya.
Dalam kegiatan
seminar dan workshop ini yang terkait di bidang pendidikan, dibuka oleh
Dr.Andi Sukri Syamsuri, M.Hum. sebagai penasehat akademik seventeen
community dan juga selaku Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar.
Kemudian dalam kegiatan workshop ini juga menghadirkan tiga pemateri
yaitu pemateri pertama Dr.Maria dari Filipina yang membahas tentang Montessori
Madness (Sebuah metode pembelajaran anak-anak). Pemateri yang kedua Khaeruddin,
S. pd.,M.pd. yang membawakan materi mengenai teknik penyusunan proposal (PTK)
dan konsep & karakteristik penelitian tindakan kelas. Karakteristik
penelitian tindakan kelas yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di kelasnya
sendiri dengan jalan merancang, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan secara
kolaboratif dan partisipatif dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai
guru sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.
Ketua Jurusan Bahasa dan
Sastra Indonesia Dra.Munirah,M.pd. sebagai pemateri terakhir yang membawakan
materi tentang” Sistematika Penulisan Skripsi” yang di dalamnya membahas
tentang sistematika yaitu urutan dalam penulisan. Adapun jenis penelitian dalam
hal ini, yaitu penelitian kajian pustaka, penelitian pengembangan, penelitian
tindakan kelas, penelitian experimen, dan hasil penelitian expost facto serta
membahas juga tentang gaya selingkung dalam penulisan skripsi. Workshop ini
sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam penulisan skripsi nanti karena dalam
penulisan skripsi itu banyak hambatan yang dihadapi. (Amriani)
PERLOMBAAN PAMANCA
Kegiatan
PAMANCA Festival Pencak Silat
Tradisional Tapak Suci Open Turnamen 2012 yang diadakan oleh cabang Panca Tapak
Suci Makassar, yang bertempat di Auditorium Al-Amin UNISMUH Makassar. Kegiatan
ini berlangsungkan selama lima hari yaitu mulai tanggal 1 - 6, Juli, 2012.
Sebagaimna
yang kita ketahui pencak silat adalah olahraga bela diri untuk menjaga diri
dari kejahatan yang menghampiri kita. Haeruddin Makkasau sebagai
penganggungjawab dalam kegiatan PAMANCA. Ia mengatakan bahwa keuntungan mengikuti
kegiatan PAMANCA ini adalah untuk menjalin silahturahim sesama pengurus tapak suci, perguruan silat secara
umum, dan sebagai seorang pesilat mengekspresikan diri terhadap latihan.
Dalam
kegiatan perlombaan PAMANCA ini yang menjadi panitianya adalah Hasrul sebagai
ketua panitia, Mursyid sebagai sekertaris,
dan Satriani sebagai bendahara. Jumlah peserta yang mengikuti perlombaan ini sebanyak
182 orang peserta. Mulai dari usia anak-anak
5-10 tahun dan usia dewasa tidak dibatasi.
Juara
dalam perlombaan tersebut adalah yang
pertama tandingan yang diraih oleh peserta dari UNM menjadi juara pertama,
wilayah Kota Makassar sebagai juara ke dua, dan yang ke tiga adalah peserta
dari Unismuh. Untuk festival juara umum
diraih oleh peserta dari Unismuh. Untuk peserta pimpinan Tapak Suci wilayah
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, perguruan Sulawesi Selatan dan Sulawesi
Barat, Universitas Perguruan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, podok
pesantren, dan sanggar seni.
Dalam kegiatan perlombaan PAMANCA Festival
Pencak Silat Tradisional Tapak Suci Open Turnamen 2012 yang menjadi sponsornya yang
pertama adalah dari Unismuh sendiri, pimpinan wilayah tapak suci, pimpinan
wilayah Muhammadiyah, dan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia. (Irmawati)
Regulator Elektro
Acara ini di buka dengan sambutan-sambutan oleh
beberapa orang yang memiliki peran penting selama berdirinya jurusan ini, salah
satunya pembantu dekan tiga Teknik. Sesi hiburan diawali dengan penampilan dari
anggoata Ikatan Pemerhati Seni dan Sastra (IPASS), dan kemudian dilanjutkan dengan penampilan
tari Ganrang Bulo disertai drama
komedi yang ditampilkan oleh anak SKETSA.
Di pertengahan acara diadakn pengumuman dan penyerahan hadiah pada
pemenang Futsal Antero Cup. Kemudian
disusul dengan acara hiburan Jugling yang ditampilkan oleh salah satu mahasiswa dari
Fakultas Teknik Elektro. Acara
yang menggunakn penerangan yang minim ini diakhiri
dengan pemutaran movie yang berisi foto-foto para
pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Elektro dan
panitia Milad. (Asriani)
Milad Ke-49, Unismuh Kemas Berbagai Acara
Tahun
ini Universitas Muhammadiyah Makassar mengemas berbagai acara dalam merayakan
miladnya yang ke-49. Rangkaian acara milad ini diawali dengan sepeda sehati
pada Ahad pagi, 17 Juni untuk seluruh civitas akademik dan ortom Muhammadiyah.
Sore harinya dilanjutkan dengan pertandingan olahraga yang dapat diikuti oleh
tim dosen dan tim mahasiswa setiap fakultas serta karyawan setiap unit kerja.
Pertandingan olahraga Futsal, Tenis Meja, Bulutangkis, dan Volly ini diadakan pada pukul 16.00 selama beberapa
hari.
Gerak
jalan sehat dan pertandingan taritambang antar dosen yang akan dilaksanakan,
Ahad (24/6) merupakan acara terakhir dari seluruh rangkaian acara yang dikemas
untuk milad unismuh kali ini. Acara yang berlangsung selama sepekan ini di
harapakan dapat mempererat persaudaraan antar warga Unismuh. (Erniati)
Wisuda ke-48 Unismuh
Wisuda
merupakan suatu tradisi akademik perguruan tinggi yang menjadi bukti sekaligus
pertanggungjawaban Universitas terhadap pengelolaan dan penyelenggaraan
pendidikan, demikian pula wisuda yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah
Makassar yang merupakan bukti dan pertanggungjawaban pengelolaan Universitas
Muhammadiyah Makassar yang telah melakukan tugas untuk mengantar anak-anak
untuk meraih jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Wisuda ini dihadiri oleh
wakil ketua majelis pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Makassar,
Bapak Kapolda Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, pimpinan cabang Bank Syariah
Mandiri, anggota senat, pimpinan Universitas, pimpinan Fakultas, Pimpinan Jurusan, Bapak dan Ibu dosen serta orang tua
wisudawan. Wakil ketua majelis pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah
Makassar juga sempat memberikan arahan kepada para peserta wisuda.
Acara
wisuda ini sebagai rangkaian memulai aktivitas baru dan pembuktian ke
masyarakat bahwa para wisudawan yang layak untuk beraktivitas mengundang gelar
yang akan disandangnya, awal dari rangkaian perjalanan menuju masa depan sebagai
pembuktian bahwa mereka layak menyandang gelar sarjana. Hari itu merupakan hari
yang bahagia bagi mereka karena mereka berhasil menyandang gelar sarjana dengan
perjuangan dan tekat yang besar .
Acara
wisuda ini sebagai rangkaian memulai aktivitas baru dan pembuktian ke
masyarakat bahwa para wisudawan yang layak untuk beraktivitas mengundang gelar
yang akan disandangnya, awal dari rangkaian perjalanan menuju masa depan sebagai
pembuktian bahwa mereka layak menyandang gelar sarjana. Hari itu merupakan hari
yang bahagia bagi mereka karena mereka berhasil menyandang gelar sarjana dengan
perjuangan dan tekat yang besar .
Universitas
Muhammadiyah Makassar merupakan ibu ke dua yang melahirkan mereka semua maka
dari itu jangan pernah melupakan almamater dan jalin terus komunikasi dengan
almamater, beri yang terbaik untuk Universitas Muhammadiyah Makassar. Di sini
untuk yang pertama kalinya Fakultas Kedokteran menghasilkan sarjana kedokteran
sejak berdirinya tahun 2008 yang lalu. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah
Makassar memerlukan perjuangan yang tidak sedikit untuk meraih gelar profesi
dokter.
Wisuda
ini merupakan hal yang penting dalam perjalanan Universitas Muhammadiyah Makassar
karena wisuda ini merupakan rangkaian perjalanan untuk meraih masa depan yang
lebih baik. Untuk menjadikan pelajaran berharga dalam gerak langkah ke depan
untuk menjadikan mahasiswa yang berkompoten dalam bidangnya masing-masing.
Ada beberapa surat keputusan yang
dibacakan oleh Pembantu Rektor 1 Dr. H. Rahman Rahim.MM yaitu tentang dosen
berprestasi Universitas Muhammadiyah Makassar yaitu Dr. H.Andi Sam’an SE. Msi. dan karyawan
berprestasi adalah Drs. Sunusi,
M. Pd. kepadanya diberi
penghargaan untuk melaksanakan ibadah umroh
tahun 2012. Kemudian unit kerja yang memenuhi syarat dan mendapatkan predikat
tata kelolah terbaik adalah program pasca sarjana magister pendidikan Bahasa
Indonesia, Fakultas Pertanian program studi Budaya Perairan, program Pascasarjana
Magister Manajemen, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik program studi Ilmu
Pemerintahan.
Wisudawan
yang berhasil mendapatkan prestasi terbaik adalah Fakultas Pertanian yaitu
Sumarni J dengan IPK 3,92 asal daerah Je’neponto, Fakultas Kedokteran yaitu
Andi fitria dengan IPK 3,82 asal daerah Bantaeng, Fakultas Ilmu Sosial dan
Politik yaitu Andi mk Susanti IPK 3,82 asal daerah Bone, Fakultas Ekonomi yaitu
Ismayanti program studi Akuntansi dengan IPK 3,80 asal daerah Makassar, FKIP
yaitu Riskawati program studi Fisika dengan IPK 3,90 asal daerah Bulukumba,
Fakultas Teknik yaitu Mawardi Marsuki dengan IPK 3,78, Fakultas Agama Islam
yaitu Mustain dengan IPK 3,79 asal daerah Pangkaje’ne Kepulauan, pascasarjana
yaitu Mutmainna dengan IPK 3,94 asal daerah Sungguminasa Kabupaten Gowa. Dari
wisudawan yang berprestasi dipilih satu orang tingkat Universitas yaitu
Riskawati Jurusan FKIP dengan IPK 3,90 dari Bulukumba, kemudian Riskawati
diberi prioritas menjadi dosen tetap Universitas Muhammadiyah Makassar dan juga
menerima beasiswa untuk lanjut S2 dengan memilih di dalam dan di luar Negeri
atas biaya Universitas Muhammadiyah Makassar. (Fitriani)
Turnamen Futsal pererat silaturahmi
Universitas Muhammadiyah
Makassar m,engadakan pertandingan turnamen futsal BSI Cup 2012 HIMA Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan tema “Mempererat
Silaturahmi Antara FKIP”
yang diselenggarakan oleh ketua HMJ BSI, tetapi futsal BSI Cup ini tidak
dikhususkan pada
fakultas BSI saja akan tetapi ada juga undangan bagi jurusan lain.
Futsal
BSI Cup ini diselenggarakan pada tanggal 7 sampai 11 juli 2012 yang diikuti
oleh 20 tim, dimana inventasi setiap tim sebesar 70 ribu rupiah dan diadakan di
depan Gedung PSG. Syarat untuk masuk peserta Futsal BSI Cup per tim yaitut:
foto 2 X 3 lembar per orang, foto kopi HMJ 1 lembar per orang.
Selain
syarat di atas
ada juga peraturan yang harus dipenuhi dan diperhatikan oleh setiap tim, yaitu:
biaya pendaftaran sebesar Rp. 70 ribu per tim, kegiatan akan dilaksanakan
tanggal 7 sampai 12 Juli
2012, Technical meating pada tanggal 6 Juli
2012 di gedung H.9, Fasilitas (trophy
dan uang tunai) juara 1 sampai IV, Pengembalian formulir disertakan daftar nama
pemain dan kartu HMJ pada tiap pemain, offical, dan manajer tim, Jumlah
pemainterdiri dari lima pemain inti, tiga cadangan, sepuluh offical, dan satu
manager.
Acara
Futsal BSI Cup 2012 ini diselanggarakan semata-mata lebih menghususkan untuk
lebih mempererat silaturahmi antar FKIP dalam setiap jurusan, dimana acara
Futsal BSI Cup ini dibendaharakan oleh Angraini. (Asriani)
Komunitas
|
EKSISTENSI IMM DI KAMPUS BIRU
Musyawarah Komisariat
Mereka duduk di atas panggung terpisah antara immawan dan
immwati dengan perasaan sedikit lega karena masa jabatan akan segera berakhir
pada level komisariat, akan tetapi diiringi dengn perasaan yang tegang karena
akan mendapat amanah yang lebih besar lagi pada level Pimpinan Cabang. Dalam
proses musyawarah komisariat setiap pimpinan diberikan kesempatan untuk
melaporkan pertanggungjawaban atas amanah sebagai pimpinan selama satu periode
(satu tahun). Pimpinan yang duduk berjajar terdiri dari ketua umum, sekertaris
umum, bendahara umum dan jajarannya, serta terdiri dari beberapa ketua bidang (
organisasi, kader, dakwah, keilmuan, hikmah, SBO, immawati, Sosial Ekonomi.
Musyawarah berlangsung selama tiga hari dua malam. (Herianty)
Bersama FLP Gelar Seminar Kepenulisan
Bersama FLP Gelar Seminar Kepenulisan
IMM Peduli Kaum
Perempuan
Atas rasa
persaudaraan yang menuntut aktivitas IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) harus
turun orasi ke jalan pada tanggal 09 Februari 2012 di jembatan Fly
Over , dalam rangka menyampaikan jeritan hati terhadap pihak-pihak yang
sepatutnya menangani hal ini. “ kami tidak menginginkan harta yang berlimpah,
tidak menginginkan kedudukan yang terhormat, dan kami tidak menginginkan
kemewahan. Tapi kami hanya menginginkan kebebasan dan kebahagiaan dari rasa
ketertindasan dari kaum yang tidak bertanggung jawab” ujar salah satu aktivis
IMM.
Bunga yang mereka
bagikan berwarna hitam dengan tulisan “ Bebaskan kami kaum perempuan dari mafia
kelamin” sebagai perwakilan jeritan hati mereka. Aksi mereka mendapat respon
positif dari beberapa kalangan. Selain itu mereka juga menyampaikan maksud dan
tujuan melalui nyanyian dan puisi yang dibacakan oleh salah satu diantara
mereka dengan suara yang bergetr, wajah yang merah, dan mata yang berkaca-kaca.
Judul puisi yang dibacakan yaitu “ Perempuan Di Tepi Badai”
Orasi yang mereke
lakukan di jembatan Fly Over dalam
rangka membebaskan kaum perempuan dari para mafia kelamin yang menjadikan
budak-budak nafsu birahi mereka. Aksi berjalan lancar dengan kawalan keamanan
dari beberapa pihak dari kepolisian, walaupun sempat membuat keadaan lalu
lintassedikit macet, tapi hal itu tidak berlangsung lama dan dapat teratasi
dengan cepat. Aksi tersebut berlangsung beberpapa jam dengan massa cukup banyak
dari kalangan mahasiswa Unismuh, UNHAS, UNM, UIN. (Herianty)
Ragam
|
PROMOSI MAHASISWA BARU
![]() |
| Kasubdit PMB. Pak Agus Salim HR, SE., MM |
Setiap memasuki tahun ajaran
baru banyak kampus yang mengadakan promosi, termasuk Unismuh
Makassar. Melalui
promosi ini, Universitas memperkenalkan fakultas dan fasilitas yang dimilikinya
kepada khalayak ramai khususnya kepada siswa SMA/sederajat yang baru lulus.
Promosi ini sangat
membantu para calon mahasiswa baru dalam memilih jurusan
yang sesuai dengannya.
“Penerimaan maba tahun ini sesuai dengan kebijakan Pak Rektor yang
kemungkinan Mahasiswa Baru tahun ini sebanyak 5000 orang. Selain itu mahasiswa baru tidak diperbolehkan memilih satu fakultas karena
sudah ada ketentuan dan tahapan tahun ini seperti itu. Ada tahapan pertama yaitu model formulirnya sudah ditentukan dan
pemeriksaannya harus sesuai dengan format yang telah ditetapkan, selain itu karena ujian tulis telah ditentukan oleh komputer”, jelas Agus Salim HR, SE., MM. selaku Kasubdit PMB dan
Promosi, saat wawancara, Rabu, 6 Juni.
“Pembayaran
untuk mahasiswa baru tahun 2012 memang lebih meningkat dari tahun sebelumnya
karena ditentukan oleh kebijakan dari Pimpinan. Bahkan waktu pendaftarannya
lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya, karena tahun ini pendaftaran hanya sampai bulan Juli dibandingkan tahun sebelumnya
sampai bulan September”, lanjut alumni
Fakultas Ekonomi Unismuh
Makassar ini.
Selain pembayaran yang terus
bertambah, tahun ini juga penerimaan mahasiswa baru di kampus
Unismuh Makassar jumlahnya dibatasi, disesuaikan dengan kapasitas kampus. Soal
informasi dan promosinya cukup luas seperti kita menggunakan surat kabar,
majalah, dan TV yang terbit dari semua jaringan
informasi agar masyarakat dapat mengetahui informasi itu. Selain itu, ada kebijakan dari Pak Rektor untuk Mahasiswa Baru pada tahun 2012, untuk
SMAN dan SWASTA akan disampaikan bahwa siswa atau siswi yang berprestasi atau
meraih rangking 1-5 akan menerima kebijakan dari Pak Rektor untuk Kampus Unismuh, yaitu kebijakan bagi siswa yang berprestasi
mendapatkan bebas tes apabila nilai sudah di atas rata-rata yang telah
ditentukan. (Minjun Ratna Sari)
KANTIN UNISMUH
Wawancara dilakukan pada tanggal 7 juni 2012 di kampus
Unismuh Makassar tempat di kantin Rusunawa A lantai dasar, oleh ibu Hj.
Murniawati, SE. yang bertempat tinggal di Talasallapang.
Beliau adalah seorang alaumni dari Universitas Jakarta yang sekarang bekerja
sebagai penjaga kantin Unismuh Makassar untuk meluangkan dan memanfaatkan waktu
dan kerja sampingan, beliau bekerja di kantin Unismuh selama satu tahun lebih.
Beliau pernah menjadi guru pemimbing di SMP N 33 Makassar dan sekarang sudah
pensiun.
Menurut ibu HJ. Murniawati ,SE. bahwa manfaat
berdirinya kantin Unismuh ini sangat berperan besar bagi mahasiswa karena
selain dekat atau dalam pekarangan Unismuh, kantin ibu Hj. Murniawati ,SE. Juga
menjual berbagai macam alat tulis, pakaian dan banyak peralatan lainya.
Menurut ibu Hj. Murniawati ,SE. dalam menjual
bermacam-macam alat di kantin Unismuh ini beliau tidak pernah merasakan kendala
apapun baik dari mahasiswa maupun dari kampus Unismuh. Karena kantin Hj. Murniawati ,SE. Sudah mendapat izin untuk membangun kantin di wilayah
Unismuh Makassar.
Menurut Hj. Murniawati ,SE. bahwa selain di Unismuh,
beliau juga mempunyai usaha kantin di belbagai sekolah di Makassar. (Indah Ayuning F)
Keefektifan Keamanan dalam Kampus
Wawancara dilakukan pada tanggal 6 Juni 2012 pukul 15
: 40 wita. Di kampus Unismuh tempat pos security pintu masuk Unismuh, oleh
Bapak Syarifuddin yang bertugas untuk mengawasi atau mengarahkan para petugas
security Unismuh selama 24 jam penuh. Bapak Syarifuddin sebelumnya bekerja
dibanyak tempat yang diantaranya Bosowa. Pak Syarifuddin adalah ketua atau
pemimpin keamanan security di Unismuh yang bekerja sejak tahun 2005 di Unismuh
Makassar. Bapak Syarifuddin memiliki petugas keamanan (security) kurang lebih
30 orang, masing-masing security memiliki tugas, tempat, dan waktu yang sudah
di tentukan oleh pengawas. Dimana pengawas juga menentukan dua sift yaitu sift malam dan pagi untuk tugas keamanan
yang dilakukan secara bergiliran.
Menurut Bapak Syarifuddin, pencuri motor yang terjadi
Februari kemarin itu kerana kelalain yang dilakukan oleh para petugas, yang
mengakibatkan sebagian mahasiswa khususnya Fakultas Tekhnik menghancurkan atau
merusak pos keamanan di tempat pintu keluar Unismuh. Tindakan itu membuat para
petugas keamanan dan Bapak Syarifuddin selaku pengawas tidak dapat berbuat
apa-apa, karena hal
itu wajar dilakukan mahasiswa unutk melampiaskan kemarahannya karena kelalain
petugas.
Menurut Bapak Syarifuddin, pencurian motor itu terjadi
bukan sepenuhnya kesalahan para petugas keamanan, tetapi dibalik masalah itu kerena ulah mahasiswa sendiri yang memparkir
kendaraan disembarang tempat. Sebenarnya para petugas keamanan sudah berusaha
melaksanakan tugasnya sebaik mungkin untuk menjaga keamanan kampus. Tetapi
banyak mahasiswa yang tidak patuh dengan aturan tempat parkir Unismuh, sehingga banyak mahasiswa yang memparkir kendaraannya bukan pada area
parkir.
Bapak Syarifuddin pun selaku pengawas sudah
mengeluarkan aturan baru bagi mahasiswa yang mempunyai kendaraan dengan
mengambil kartu parkir. Hal itu diberlakukan oleh petugas keamanan agar para
mahasiswa memparkir kendaraan di area parkir,demi kedisiplinan dan keteraturan
parkiran Unismuh. Bapak Syarifuddin mengeluarkan aturan baru karena tahun
sebelumnya belum banyak kendaraan dibandingkan tahun sekarang. Karena hal itu, para petugas keamanan mengkhususkan atau menentukan area parkir yang layak
untuk memparkir. Bapak Syarifuddin juga menetapkan lima pos untuk pengambilan
kartu parkir di area yang ditentukan dalam wilayah Unismuh Makassar. (Asriani)
Keuangan Mahasiswa Baru Unismuh
Wawancara
dilakukan pada tanggal 5 Juni 2012 di kampus Unismuh makassar tempat gedung
rektorat ruangan bapak Agus Hidayat. Beliau adalah seorang dosen
yang menjabat sebagai panitia penerimaan mahasiswa baru di
Universitas Muhammadiyah Makassar.Ia bekerja di kampus Unismuh sejak tahun 1980
sampai sekarang.
Pada wawancara kami kemarin beliau mengatakan bahwa, mengapa
pembayaran pengambilan formulir tahun ini meningkat dibandingkan tahun
sebelumnya karena fasilitas yang digunakan sekarang lebih memadai dibandingkan
dengan tahun-tahun sebelumnya. Dan beliau juga mengatakan bahwa sebenarnya
pembukaan dan penutupan pendaftaran penerimaan mahasiswa baru di kampus
Universitas Muhammadiyah Makassar sama dengan Universitas negeri yang
lain yang ada di kota Makassar hanya saja Universitas Muhammadiyah Makassar
mempunyai kebijakan lain yaitu menambah waktu pendaftaran calon mahasiswa baru.
Penerimaan mahasiswa baru tahun ini dibatasi
karena fasilitas penunjang, terutama fasilitas ruangan, di mana daya tampung
untuk satu ruangan maksimal 35 orang mahasiswa untuk kelas reguler sehingga
penerimaannya tidak sama dengan tahun sebelumnya. Dari tahun sebelumnya hingga
sekarang fakultas yang paling diminati oleh calon mahasiswa baru adalah
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Lanjut daripada itu, beliau juga mengatakan bahwa
tidak ada beasiswa untuk mahasiswa baru angkatan tahun 2012, baik
beasiswa untuk mahasiswa yang berprestasi maupun beasiswa untuk mahasiswa yang
kurang mampu atau ekonomi lemah. Namun, bagi mahasiswa baru yang berprestasi
atau nilai tertinggi di atas rata-rata ada penilaian tersendiri yaitu akan
dikenakan pembebasan biaya pembangunan dan pembayaran SPP untuk semester
pertama. (Irmawati Latif)
X-pose
|
PESERTA DUA ORANG, BATAL SKETSA REKTOR
Banyak hal yang
dilakukan seseorang atau lembaga untuk memperingati hari jadinya, demikian pula
dengan Seni Rupa. Guna memperingati miladnya yang ketiga, Jurusan Seni
Rupa Unismuh Makassar menggelar berbagai kegiatan. Milad Seni rupa yang bertema
“Narasi 3 Warna” ini berlangsung mulai tanggal 4-8 Juni mendatang.
![]() |
| LOMBA MEWARNAI. Salah seorang peserta dari TK Al-Fityan sedang mewarnai di pelataran gedung AB, Unismuh Makassar, Senin 4 |
Acara peringatan milad ini diselenggarakan
di tiga tempat di dalam kampus Unismuh, yaitu di auditorim al-amin, di halaman
gedung AB, dan di lapangan depan gedung PSG, dalam waktu yang hampir bersamaan
mulai pukul 09.00-22.00 Wita.
Dalam agenda acara ini terdapat berbagai lomba diantaranya mewarnai,
menggambar, tari kreasi, cerdas cermat, desain poster, sketsa rektor, mading,
grafitty, kaligarfi, nyanyi solo, fotografi, dan karnaval se-HMJ/UKM-Unismuh
Makassar. Lomba-lomba ini diikuti oleh 103 peserta yang datang dari berbagai
TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi di Makassar.
Ketua panitia pelaksana milad Seni Rupa, Imran Siama
mengungkapkan bahwa ada lomba yang sedianya terdapat dalam agenda acara terpaksa
dibatalkan. “Lomba mensketsa rektor terpaksa dibatalkan karena pesertanya hanya
dua orang,” ujarnya saat wawancara di auditorium Al-Amin, Senin, 4 Juni. “Jika pesarta lomba tidak
lebih dari tiga orang maka dibatalkan”, lanjutnya. Selain
lomba, ada pula pameran seni rupa yang menampilan lukisan, fotografi, gambar,
sketsa, dan beberapa karya lain yang semuanya merupakan hasil cipta mahasiswa
Seni Rupa Unismuh.
Pemenang lomba akan diumumkan
pada malam penutupan, Jumat, 8 Juni. Selain pengumuman pemenang pada malam itu
juga akan diadakan Seni Rupa Award bagi dosen, pengurus, dan panitia terbaik. (Erniati)
Pasar dalam Kampus
Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar wisuda yang ke-48 di auditorium Al-Amin selama
tiga hari berturut-turut, 27-29 Juni. Acara wisuda ini membuat kampus Unismuh
jauh lebih ramai daripada hari biasanya. Parkiran kampus biru ini pun penuh. Lahan kosong di
sekitar auditorium
tempat acara wisuda berlangsung nyaris tidak
ada.
Puluhan
pedagang memadati area kosong di samping dan di depan auditorium. Mereka
mendirikan stan, memarkir gerobak, dan ada pula yang hanya menggelar alas
seadanya untuk memamerkan barang dagangannya. Jumlah pedagang yang banyak dan lahan kosong di
sekitar auditorium tidak sebanding, sehingga halaman musolah kampus dan bagian
samping gedung AB pun dimanfaatkan pedagang untuk menjajakan dagangannya. Bahkan tak tanggung-tanggung ada yang berjualan
sampai di bagian depan gedung I.
Barang-barang yang mereka tawarkan sangat bervariasi,
mulai dari aneka makanan dan minuman sampai aneka ragam aksesoris dan mainan
anak-anak. Tidak hanya itu yang mereka tawarkan, barang kebutuhan lainnya pun
ada seperti sepatu, sendal, dompet, tas, baju, dan lain-lain. Harga yang mereka
tawarkan pun sama dengan harga di pasaran dan bisa tawar-menawar. Tak pelak
lagi kondisi pasar pun tercipta di dalam kampus.
“Selama tiga hari berjualan di sini saya memperoleh
keuntungan yang lumayan daripada hari biasanya,” aku Daeng Singara yang ikut
berjualan mainan anak-anak di samping auditorium, saat kami temui, Jumat, 29
Juni. Keuntungan yang berlipat ganda tidak hanya diperoleh Daeng Singara,
pedagang yang lain pun mengakui hal yang sama. (Erniati)
Style & Healty
|
Pakaian
Ketat Pengaruhi Kesehatan
Seperti
yang kita ketahui, terdapat berbagai macam busana pada zaman modern ini. Pakaian
adalah kebutuhan pokok manusia selain makanan, dalam perkembangannya pakaian
telah menjadi simbol jabatan atau kedudukan. Jenis-jenis pakaian pun
bermacam-macam sesuai kebutuhan, tempat, adat dan budaya. Setiap tahunnya berbagai
model busana berganti-ganti, mulai dari pakaian remaja, dewasa, dan bahkan
anak-anak pun ikut trend. Baik itu busana muslim sampai pakaian biasa pun ikut
trend dan bahkan sepatu ketat dan tas. Misalnya saja di kampus Universitas
Muhammadiyah Makassar yang terdapat berbagai macam busana, salah satunya pakaian ketat, rok dibawah lutut, sepatu,
dan tas yang merupakan trend di kampus kita ini. Seperti Musdalifa, Sabtu, 28 Juni 2012 yang merupakan
salah satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Berpakaian ketat merupakan
kesukaannya karena menurutnya, dengan berpakaian tersebut selain nyaman
dipakainya juga akan memperindah penampilannya. Pakaian kaos dan kemeja ketat
dengan kerah yang berstruktur kelihatan indah, rapi, dan juga sepatu ketat.
Namun jauh dari pikiran kita bahwa
pakaian tersebut dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Berpakaian ketat
sesekali juga sebenarnya tidak mengganggu kesehatan. Namun pemakaian dalam
jangka waktu yang lama bukan hanya merusak penampilan tetapi menimbulkan efek
negatif pada kesehatan. Misalnya pakaian kaos dan kemeja yang ketat dengan
kerah yang berstruktur kelihatannya indah dan rapi, tapi efek yang ditimbulkan
dapat menyebabkan sakit kepala dan nyeri pada mata dan bahu. Kemeja yang
terlalu kecil juga dapat membatasi aliran darah ke otak. Kondisi
ini menyebabkan sakit kepala, pandangan kabur, dan pusing serta
meningkatnya ketegangan di area punggung dan bahu. Pakaian ketat juga sangat
mudah menimbulkan keringat membuat gesekan-gesekan yang dapat menyebabkan
iritasi bahkan melukai kulit.
Efek yang terlalu sering mengenakan
sepatu yang ketat adalah jempol kaki akan mengalami kelainan bentuk. Dan ini
akan menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa, belum lagi resiko kutu air dan
infeksi jamur lainnya, karena aliran udara di sepatu yang sempit tidak berjalan
dengan baik. Tas adalah aksesoris terfavorit dan begitu fungsional. Beberapa
merek tas didesain sedemikian rupa agar
secantik mungkin namun, karena hal tersebut bisa membuat tas menjadi berat
dengan bahan-bahan pembuatnya, dengan bahan yang seperti itu membuat tas yang
dijual kebanyakan berat dan keras. Namun pemakaian tas yang berat menyebabkan
pundak menjadi pegal dan berdampak buruk bagi pertumbuhan tulang punggung akibat
tekanan terus menerus otot pundak dan leher, tali tas yang terlalu berat dapat
membuat bahu memerah dan iritasi, tas yang berat juga membuat tulang belakang
manjadi bungkuk serta tulang pundak menjadi nyeri dan cedera. Untuk itu dalam
berbusana sebaiknya kita juga memperhatikan dampak negatif yang akan mengancam
kesehtan kita. Karena bukan cuma merusak penampilan kita tetapi juga akan
mengancam kesehatan kita.
Dari pemaparan di atas mengenai
dampak negatif dari busana yang kerap
kali kita kenakan tiap hari khususnya mahasiswa-mahasiswa mulai dari pakaian,
rok, sepatu, dan tas. Sebaiknya memperhatikan bahan-bahan yang digunakan dalam
pembuatan busana tersebut guna menjauhkan kita dari bahaya dan dampak negatif
yang mengancam kesehatan kita. Alangkah baiknya jika kita bukan hanya kelihatan
indah dan rapi dalam mengenakan busana tersebut, tetapi juga baik untuk
kesehatan kita. Baiknya kita menggunakan pakaian yang longgar agar rongga
udara bisa masuk sehingga dapat membuat kulit kita menjadi nyaman dan mencegah
timbulnya jamur. Sebagaimana kita ketahui hal tersebut sangat mengganggu kulit
dan juga penampilan kita. (Minjun
Ratna Sari)
Budaya
|
Tongkonan High Class
Rumah
adat dimiliki oleh setiap daerah di Indonesia, tidak terkecuali Tana Toraja. Daerah
yang terletak di bagian utara Sulawesi Selatan ini sangat eksotik. Dibalut
dengan berbagai kisah, kekayaan alam, adat, dan tradisi, menjadikan daerah ini sebagai salah satu surga kebudayaan Indonesia.
Rumah adat daerah ini bentuknya unik, bagian depan dan belakangnya menjulang ke
atas.
Rumah
adat Toraja atau yang lebih dikenal dengan nama Tongkonan merupakan tempat
untukmembicarakan dan menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan
adat. Secara harfiah Tongkonan berasal
dari kata tongkon (artinya
duduk bersama-sama). Tongkonan pada dasarnya adalah sebuah rumah kayu yang
dibangun oleh masyarakat Toraja dan dianggap penting, sehingga dipelihara secara
turun temurun oleh keturunannya. Mengenai tata letaknya, posisi tangga, dan
pintu tongkonan itu harus selalu menghadap ke utara. Prinsip ini
dilatarbelakangi oleh falsafah orang Toraja dalam memandang alam, yang di dalam
ajaran Aluk Todolo disebut apa oto na (4 dasar falsafah), yakni; bagian utara
dinamakan ulunna langi’ atau
merupakan penjuru yang paling mulia; bagian timur dinamakan mataallo, penjuru yang merupakan tempat
bermulanya terang (matahari); bagian barat dinamakan matampu atau tempat datangnya kegelapan atau sebagai simbol
kesusahan atau kematian; bagian selatan dinamakan pollona langi bagian ini dianggap sebagai bagian terendah dari
penjuru bumi dan merupakan tempat melepaskan segala yang kotor. “Menurut Agama
Anemis tongkonan ini harus berdiri menghadap ke utara, karena menurut nenek
moyang tuhan atau dewa mereka ada di utara,” jelas Pak Andis saat wawancara, Rabu, 20 Juni.
Di depan tongkonan terdapat lumbung padi, yang disebut
‘alang‘. Tiang-tiang lumbung padi ini dibuat dari batang pohon palem (bangah)
saat ini sebagian sudah dicor. Di bagian depan lumbung terdapat berbagai
ukiran, antara lain bergambar ayam dan matahari, yang merupakan simbol untuk
menyelesaikan perkara.
Suku
Toraja dalam kehidupannya sangat terikat oleh sistem adat yang berlaku,
sehingga hal ini berpengaruh kepada keeksisan Tongkonan. Oleh karena itu, di daerah Tana Toraja
dikenal beberapa Tongkonan yang disesuaikan dengan fungsinya dalam adat
masyarakat Tana Toraja, yaitu Tongkonan Layuk, Tongkonan Pekamberan/Pekaindoran, dan Tongkonan Batu Ariri.
Pada
prinsipnya semua tongkonan mempunyai bentuk yang sama, tetapi dalam hal hiasan
terdapat perbedaan khusus yang dilatarbelakangi oleh peranan dan fungsi masing-masing
tongkonan tersebut. Perbedaan
tersebut terletak pada pemakaian tiang tengah yang disebut Tulak somba, pemakaian hiasan kepala kerbau yang disebut kabongo, dan pemakaian kepala ayam yang
disebut katik. Ketiga unsur ini diperuntukkan
bagi Tongkonan Layuk. Pola hias pada Tongkonan juga banyak mengandung makna
sosial, ekonomi, dan religius magis terutama yang berhubungan dengan realitas
kehidupan pada masyarakat Toraja. (Hasil
diskusi kelompok/Erniati)
JJS
|
“SEKILAS TENTANG PERJALANAN KAMI DARI MAKASSAR SAMPAI
TORAJA”
Di dalam perjalanan
yang kami lewati dari jam ke jam dan tidak terasa kurang lebih 12 jam, akhirnya
kami sampai ke tempat tujuan awal kami yaitu Toraja, namun sebelum sampai di
daerah tersebut salah satu teman membuat kami panik, dikarenakan tiba-tiba
meneteskan air mata tanpa sebab dan kami pun masih bertanya-tanya tentang
sebabnya sampai sekarang, walaupun kami sudah kembali ke Makassar.
Tepat pukul 09.00
kami menginjakkan kaki di daerah yang tidak pernah kami sangka betul-betul
akan menginjaknya, khususnya saya
pribadi merupakan suatu kesyukuran yang teramat besar kepada ALLAH SWT. Setiba
di sana kami langsung chek in salah satu hotel dan kami tidak sempat untuk
beristirahat, namun cukup hanya membersihkan diri serta siap-siap untuk
melanjutkan perjalan kami lagi.Tempat yang pertama kami kunjungi adalah Pasar Bolu atau biasa disebut dengan pasa
hewan yaitu khusus babi dan kerbau.Disana kami berpencar untuk meliput beberapa
kegiatan-kegiatan yang biasa mereka lakukan di pasar tersebut. Bahkan ada teman
yang sempat melakukan wawancara terhadap beberapa penjual babi maupun kerbau
untuk mendapatkan data yang lebih akurat untuk kami jadikan sebagai hasil
laporan liputan kami.Saya pun termaksud diantara teman-teman yang sempat
mewawancarai salah satu penjual kerbau.
Setelah kami
melakukan beberapa liputan tentang babi dan kerbau kamipun mendapat kesempatan
1 jam untuk menelusuri seluk-beluk pasar bolu, termaksud penjual-penjual yang
lainnya, seperti: penjual pinang, penjual makanan khas orang Toraja, penjual
cabe yang terkenal berbeda dengan bentuk cabe pada umumnya. Bahkan salah satu
teman mewawancarai salah satu penjual cabe dan
membeli satu kantongan seharga Rp. 10.000,-.Tanpa terasa sejam telah
berlalu kamipun segara kembali kemobil untuk melanjutkan perjalanan ketempat
yang lain.Di tengah perjalanan kami sangat menikmati pemandangan yang sangat
menakjubkan dan memuaskan bagi mata yang
memandangnya.
Waktu telah
menunjukkan pukul 13.00 kami tiba di Kelurahan Lemo untuk melakukan liputan
seputar upacara kematian yang dilakukan bagi orang Toraja ketika ada keluarga
yang meninggal. Upacara kematian yang kami datangi keluarganya yang meninggal
sudah 8 bulan meninggal dan baru ada kesepakatan keluarga untuk melaksanakan upacaranya,
karena menurut orang di sana seberapa lamapun orang telah meninggal dan tidak
ada persepakatan dalam keluarga atau tidak memiliki finansial yang mencukupi,
maka upacara tidak dilaksanakan. Di lokasi upacara teman-teman dengan penuh
rasa penasaran dan antusias tidak seorangpun melewatkan waktu begitu saja semua
perwakilan kelompok melakukan wawancara terhadap orang yang dianggap memiliki
pengetahuan yang banyak tentang seluk-beluk upacara tersebut atau sering
disebut dengan orang yang tuakan.Di dalam upacara tersebut begitu banyak
hal-hal yang dilakuakan, salah satu diantaranya yaitu melakuakan tumbuk lumbung
padi yang dilakuakan pada setiap upacara dan menurut pengalaman ketika
melakukan pengunjungan kesana harus ada bingkisan yang diserahkan sebagai tanda
turut berbela sungkawa, di sana terdapat beberapa jenis tongkonan, salah satu
di antaranya tongkonan Layuk yang merupakan tongkonan pertama kali didirikan
yang diartikan sebagai tempat tinggal turun-temurun bagi anak cucu bangsawan
tersebut, kami juga melihat proses penyembelihan babi dan kerbau yang merupakan
ciri khas orang di sana ketika ada pesta kematian, bahkan dipercaya bahwa
semakin banyak kerbau yang disembelih semakin cepat arwah yang meninggal sampai
ke syurga(menurut kepercayaan mereka). Tidak lama kemudian, kami dapat
instruksi dari dosen untuk menghentingan liputan, karena masih ada tempat yang
akan kami kunjungi sebelum kembali kepenginapan.
Kamipun melanjutkan
perjalanan menuju kekuburan batu dengan jalan kaki kurang lebih 2 kl, yang
masih merupakan kelurahan Lemo. Dengan perasaan kaget dan penuh dengan
pertanyaan yang banyak tertampung di dalam kepala, kami tetap melanjutkan
perjalanan menelusuri kuburan batu dan tidak sedikit diantara kami yang
mengabadiakan setiap tempat-tempat aneh dan unik. Keadaan kuburan batu disana
sangat unik karena berada di atas gunung dan ada berupa patung yang diletakkan
disamping kuburan tersebut. Setiap pekuburan tidak jarang ada tempat –tempat
yang menjual aksesoris khas orang di sana, seperti: baju, gelang, gantungan,
sarung berwarna hitam yang sering digunakan pada saat upacara kematian, dan
masih banyak lagi yang lainnya. Setelah menelusuri kuburan batu, kami berkumpul
dan menunggu jemputan untuk kembali kepenginapan.
Setiba dipenginapan kami
berlomba-lomba bahkan antrian masuk WC untuk membersihkan badan dan pakaian
kami, dengan perasaan gerah dan tidak nyaman yang kami rasakan tetap sabar
menunggu nomor antrian. Bahkan ada teman yang menyelinap di WC kami untuk numpang
mandi.
Setelah shalat isya
kami berbondong-bondong ke tempat makan dan tidak lama kemudian selesai makan
perkuliahan yang biasanya dilaksanakan di kampus sekarang kami lanjutkan di
lokasi (Toraja). Perkuliahan pada malam itu khusus membahas tentang sejauh mana
kesiapan tugas kami masing-masing dan menulisakan kembali perjalanan seharian
telah kami lewati yang akan dijadikan salah satu artikel dalam rubrik media OL.
Perkuliahan malam itu tidak berlangsung lama, karena dosen malihat keadaan yang
tidak memungkinakan untuk melanjutkan, yang sudah lowbet bersama laptop-laptop
kami, jadi perkuliahan dihentikan dan semuanya berlomba-lomba kembali
kepenginapan untuk istiraha.
Setelah itu, kami
masih melanjutkan perjalanan, karena masih ada 2 tempat yang belum dikunjungi.
Sebelum melanjutkan perjalanan kami berkumpul terlebih dahulu untuk makan
siang. Beberap menit kemudian kami sudah sampai ketempat penyembelihan hewan
yang masih merupakan bagian dari upacara kematian, disana kami banyak
mendapatkan penjelasan tentang makna dari tongkonan dan maksud dari
penyembelihan hewan yang dilaksanakan.
Kemudian dari Londa
kami naik mobil melananjutkan perjalanan ke Ketekesu. Di tengah perjalanan
begitu banyak tempat pelaksanaan upacara kematian yang dilewati. Ada beberapa
tempat yang mengadakan upacara karena katanya bulan 6 memang merupakan musim
melaksanakan upacara, selain itu ada juga beberapa rumah warga yang memiliki
tongkonan dan ada juga yang tidak memiliki tongkonan alasannya karena mereka
bukab keluarga bangsawan. Setelah tiba di Ketekesu kami melihat beberapa macam tongkonan yang
berjajar rapi namun sudah lumutan, mungkin karena sudah lama.
Di Ketekesu juga
terdapat beberapa kuburan, ada kuburan khusus
keluarga, dan ada kuburan umum yang ditempati berbagai kalangan. Namun kondisi
kuburan di Ketekesu kelihatan tidak terawat bahkan ada beberapa peti mayat yang
jatuh tergelatak begitu saja dan tulang-tulang, tengkorak kepala tidak
beraturan lagi, bahkan hanya ditumpuk dalam satu peti saja.
Tempat terkhir yang
kami kunjungi adalah di Todi Shop
merupakan tempat orang proses menenun sarung. Di sana kami tidak terlalu banyak
mendapat gambar karena dilarang untuk mengambil gambar oleh pemiliknya tanpa
alasan yang rasional. (Herianty)




